Akibat Positif Covid-19, Debat Publik Pilkada Paser Ditunda

Tana Paser, Metrokaltim.com – Debat publik Pasangan Calon (Paslon) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) bupati dan wakil bupati Kabupaten Paser, sebelumnya bakal terlaksana Senin (9/11) mendatang, kini sementara waktu harus tertunda.

Penundaan ini, imbas dari kasus pandemi Covid-19. Dimana 7 orang personel KPU Kabupaten Paser terkonfirmasi positif. Sehingga langsung dilakukan isolasi dan tracing.

Sehingga hari ini, pihak KPU pun langsung melakukan rapat koordinasi dengan LO paslon, Bawaslu, dan kepolisian terkait langkah yang harus diambil.

“Berdasarkan hasil rapat, kesepakatan bersama debat publik ditunda,” kata Ketua KPU Kabupaten Paser, Abdul Qayyim Rasyid, Jumat (6/11) siang.

Dilain sisi, kesepakatan dilakukan penundaan untuk memberikan rasa aman dan nyaman, baik pasangan calon, tim kampanye yang akan hadir, agar tidak was-was.

Jika tak ada halangan lagi nantinya, debat publik paslon pilkada Kabupaten Paser akan dilaksanakan sekira pekan ketiga atau keempat bulan ini. “Akan dijadwalkan ulang antara tanggal 20 sampai 25 November ini,” terang Abdul.

Terkait dengan penundaan itu, dikatakannya dalam berbagai kesempatan sering disampaikan, KPU bukan hanya menjalankan tahapan Pilkada, tetapi juga bagian dari pencegahan penyebaran Covid-19.

“Disampaikan kepada publik, bahwa kemarin (Rabu) sore, dari kami (KPU) ada yang terkonfirmasi (positif Covid-19), sehingga harus dilakukan isolasi,” sebutnya.

Sementara ini, tracing langsung dilakukan. Dimana 21 orang personel KPU telah melakukan swab test.

“Menunggu hasil swab keluar, saya intruksikan mereka untuk melakukan isolasi mandiri di rumah,” pungkasnya.

(all/riyan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *