Didukung Warga 100 Persen, Andi Harun Segera Menata Parkir dan PKL

Samarinda, Metrokaltim.com – Masalah parkir dan pedagang kaki lima (PKL) menjadi permasalahan utama di Kota Samarinda, hal ini lah yang menjadi pekerjaan rumah (PR) wali kota terpilih saat ini. Setelah memastikan mendapat dukungan penuh 100 persen dari warga, Wali Kota Samarinda Andi Harun langsung menggebu-gebu untuk menata parkir dan PKL.

Bahkan pihaknya tidak akan segan-segan melakukan tindakan tegas bagi yang tidak bisa dibina. Hal ini terungkap dalam Talkshow Wali Kota Menyapa dengan tema Menata Parkir dan PKL garapan Diskominfo yang dikemas dalam dialog interaktif, disiarkan live RRI dan virtual terpusat di aula Rumah Jabatan Wali Kota, pada Rabu (17/3). Turut hadir dalam kegiatan itu Kepala Dinas Kominfo Samarinda Aji Syarif Hidayatullah, Kepala Satpol PP M Darham, Kepala DLH Nurrahmani dan Plt Kepala Dishub Herwan Rifa’i.

Mendengar langkah tegas Andi Harun ini, apresiasi dan dukungan pun datang dari mana-mana diantaranya dari warga Balikpapan, Kutai Barat yang mengaku sering ke Samarinda. Selain itu warga Samarinda juga banyak yang memberikan pertanyaan, saran dan keluhan kepada Wali Kota.

“Kami warga Kubar dan Mahulu bawa uang belanja di Samarinda. Masalah parkir memang luar biasa semrawutnya. Begitu juga ketika lagi santai di tepian, ada pengamen,” ujar warga asal Kubar saat live RRI.

Pengamat Perkotaan dari Ikatan Ahli Perencanaan Kalimantan Timur, Farid Nurrahman, saat mengapresiasi Wali Kota. (FOTO: DISKOMINFO SAMARINDA)

Bahkan seorang sopir mengutarakan perbincangannya dengan penumpangnya yang tidak lain istri dari jukir. Di mana diceritaan si jukir pedapatan sehari-hari antara Rp 500-600ribu, namun yang disetor tiap hari hanya Rp 50 ribu.

Orang nomor satu di Kota Samarinda ini mengatakan biang kemacetan adalah tidak tertatanya parkir dan PKL. Persoalan PKL ini juga dihadapi negara-negara maju seperti Amerika termasuk Singapura.

“PKL adalah sesuatu yang tumbuh bersamaan dengan kota. Mari kita tata dan PKL juga mau ditata serta mendukung pemerintah,” tegasnya.

Tak hanya PKL, parkir juga akan dilakuka pembinaan terlebih dahulu. Andi Harun mengatakan akan melakukan pembinaan terlebih dahulu. “Tapi kalau tidak mau dibina, kita akan tindak tegas. Kita pemerintah harus tegas,” terangnya.

Intinya, lanjut Andi Harun tidak ingin mematikan usaha dari sahabat PKL dan termasuk juru parkir. “Juru parkir kita akan bina dulu termasuk bagaimana misalnya menerapkan pola bagi hasil. Tapi kalau tidak mau dibina, kita tindak tegas,” ancam Andi Harun lagi.

Rencana penerapan E-Parking turut diungkapkan dalam dialog itu pula disinggung soal rencana penerapan E-Parking yang akan membuka peluang usaha bagi masyarakat dan lapangan pekerjaan.

Andi Harun sendiri merasa bersyukur dan berterima kasih kepada warga yang memberikan dukungan 100 persen terhadap kegiatan dan penertiban yang dilakukan.

Sementara itu, Pengamat Perkotaan dari Ikatan Ahli Perencanaan Kalimantan Timur, Farid Nurrahman mengapresiasi sikap tegas dari wali kota dalam penataan PKL dan parkir.

“Ibaratnya kalau tidak bisa dibina, ya dibinasakan,” tima Farid dalam talkshow tersebut.

Dia juga mengimbau masyarakat Kota Samarinda harus menjadi agen pengawas dalam implementasi kebijakan Pemkot Samarinda.

Begitu pun Pengamat Kebijakan Publik Dr Marjoni Rachman optimis dengan gebrakan yang dilakukan Andi Harun bersama Rusmadi.

(adv/mk)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *