DPRD Balikpapan Dorong Efisiensi Anggaran untuk Maksimalkan Dampak Pembangunan
BALIKPAPAN, Metrokaltim.com – Pemangkasan anggaran dari pemerintah pusat menjadi tantangan besar bagi Pemerintah Kota Balikpapan dalam menjalankan program pembangunan. Namun, DPRD Balikpapan menegaskan bahwa efisiensi anggaran harus menjadi kunci agar pembangunan tetap memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Ketua Komisi III DPRD Balikpapan, Yusri, mengatakan bahwa kondisi pemotongan dana sekitar 70 persen dari total anggaran Rp1,8 triliun memaksa pemerintah kota untuk lebih selektif dalam menentukan prioritas pembangunan.
“Anggaran kita memang berkurang cukup besar, tapi itu bukan alasan untuk berhenti bekerja. Yang penting adalah bagaimana setiap dana digunakan secara efektif dan berdampak langsung pada kebutuhan warga,” ujar Yusri saat ditemui, Selasa (14/10/2025).
Menurut Yusri, penanganan banjir tetap menjadi prioritas utama karena masalah ini sangat memengaruhi kehidupan sehari-hari masyarakat Balikpapan.
Meskipun sejumlah proyek strategis, seperti pembangunan rumah sakit di Balikpapan Timur, harus tertunda, pemerintah berusaha mengalihkan anggaran ke program yang lebih mendesak.
“Kita harus bisa mengelola dana yang terbatas ini dengan bijak. Fokus harus pada program yang betul-betul dibutuhkan masyarakat,” katanya.
Yusri juga menekankan pentingnya sinergi antara DPRD dan Pemkot agar perencanaan pembangunan berjalan efektif dan tepat sasaran.
“Kerja sama yang baik akan memastikan bahwa setiap rupiah anggaran memberikan manfaat nyata bagi warga,” pungkasnya.
DPRD mengajak seluruh masyarakat mendukung kebijakan pemerintah dalam menata kembali skala prioritas pembangunan, khususnya dalam penanganan banjir yang masih menjadi persoalan utama di Balikpapan.
Penulis: Ar
Editor: Alfa
233
