Dadan Hindayana dan Dua Eks Pejabat BGN Dikabarkan Diperiksa Kejagung, Jampidsus Masih Dalami Perkara
FOTO: Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, digitring usai di periksa penyidik Kejaksaan Agung terkait pengembangan perkara yang tengah ditangani Jampidsus. (Foto: Istimewa)
JAKARTA, Metrokaltim.com – Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, dikabarkan menjalani pemeriksaan oleh penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung), Rabu (3/6/2026).
Selain Dadan, dua mantan pejabat BGN lainnya, yakni Lodewyk Pusung dan Sonny Sonjaya, juga disebut turut dimintai keterangan oleh penyidik.
Hingga berita ini diturunkan, Kejaksaan Agung belum memberikan penjelasan resmi mengenai status maupun materi pemeriksaan terhadap ketiganya.
Informasi mengenai pemeriksaan tersebut mencuat setelah penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) melakukan penggeledahan di kantor Badan Gizi Nasional di Jakarta.
Pelaksana Harian Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Jefri, membenarkan adanya penggeledahan tersebut.
“Penyidik Jampidsus Kejaksaan Agung benar melakukan penggeledahan di kantor BGN,” kata Jefri.
Namun, Jefri belum menjelaskan secara rinci perkara yang tengah ditangani penyidik. Menurutnya, penggeledahan dilakukan untuk mengumpulkan alat bukti guna mendukung proses penyidikan yang sedang berlangsung.
Ia mengungkapkan, penyidik telah melakukan pemantauan terhadap perkara tersebut sejak beberapa waktu lalu sebelum akhirnya melakukan pemeriksaan dan penggeledahan.
“Pemantauan sudah kami lakukan sejak lama. Pemeriksaan baru dilakukan beberapa hari lalu. Dari kegiatan tersebut, penyidik menyita sejumlah dokumen dan barang bukti elektronik,” ujarnya.
Berdasarkan hasil penggeledahan, penyidik mengamankan sejumlah dokumen serta perangkat elektronik yang akan dianalisis lebih lanjut untuk kepentingan penyidikan.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto melakukan pergantian jajaran pimpinan Badan Gizi Nasional. Dadan Hindayana diberhentikan dari jabatannya sebagai Kepala BGN. Sementara itu, dua wakil kepala BGN, Lodewyk Pusung dan Sonny Sonjaya, juga tidak lagi menjabat.
Pergantian pimpinan tersebut menjadi perhatian publik karena terjadi di tengah pelaksanaan sejumlah program strategis pemerintah, termasuk Program Makan Bergizi Gratis yang merupakan salah satu program prioritas nasional.
Sementara itu, Jampidsus menyatakan proses penyidikan masih terus berkembang dan pendalaman terhadap sejumlah pihak masih dilakukan guna mengungkap perkara secara menyeluruh. (MK/ Ries)
62
