DPRD dan Tiga OPD Terkait Bahas dan Perjelas Menu Usulan Hibah dan Bansos di Aplikasi SIPD

Tana Paser, Metrokaltim.com – Gabungan Komisi DPRD Kabupaten Paser melaksanakan rapat dengar pendapat (RDP) dengan organisasi perangkat daerah (ODP) terkait. Yakni Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian Pengembangan (Bappedalitbang) bagian Kesra Pemkab Paser, serta BKAD. Dengar pendapat yang dilakukan di ruang rapat Bapekat, Selasa (27/4).

Dimana pembahasan itu mengenai tindak lanjut, terkait tidak tersedianya opsi pada kamus usulan dalam aplikasi Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD), khususnya hibah rumah ibadah.

Dikatakan Pimpinan Rapat yang juga Ketua Komisi I, Hendrawan Putra menuturkan, berdasarkan hasil badan musyawarah (Banmus) DPRD Paser, melakukan rapat gabungan komisi terkait dengan rapat kerja. Dan kedua mengenai usulan opsi-opsi dalam SIPD yang tercantum dalam anggaran 2022. Ia melanjutkan, seluruh fraksi di DPRD meminta usulan bantuan dana hibah dan bantuan sosial (bansos) di dalam menu usulan SIPD.

“Alhamdulillah mendapatkan kesimpulan Bahwa semua kegiatan yang telah masuk kedalam Bappedalitbang kan diminta bentuk fisik proposalnya yang diserahkan (bagian) Kesra (Setda Paser),” kata Hendrawan Putra.

Adapun calon penerima hibah 2021, tinggal menunggu Perbub. Mengingat sebelumnya gugur secara otomatis, karena keluarnya Permendagri Nomor 77 tahun 2020. Dan tahun depan direncanakan melalui SIPD.

Dimana calon penerima hibah itu membuat akun sendiri. Yang mana difasilitasi bagian Kesra. “Sedangkan usulan yang tertunda pada tahun sebelumnya melalaui pokok pikiran DPRD. Kembali harus memperbaharui proposal yang telah disampaikan,” terang Politisi Golkar itu.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi III DPRD Paser, Basri mengatakan, terkait dana hibah, secara keseluruhan jadi permasalahan bersama. Mengingat bersentuhan langsung dengan masyarakat. Saat ini pihaknya masih menunggu draf perbup, untuk penginputan kegiatan hibah di 2022.

“Kalau untuk 2021, masih menunggu Perbup, kemudian dilaksanakan. Intinya, 2021 penginputan hibah sudah ada proposal, dan pengajuan yang sudah diverifikasi. Seperti musala melalui cipta karya, pendidikan di Disdikbud,” pungkas Basri.

(sya/riyan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *