“Gemes”, Pedagang Mainan di PPU Cabuli 9 Anak SD

PPU , Metrokaltim.com – Seorang pedagang mainan dengan inisial M-S (71) di sebuah sekolah SD di Kabupaten Penajam Paser Utara harus berurusan dengan hukum.

M-S di laporkan oleh sejumlah orang tua murid diduga kuat melakukan pencabulan terhadap sejumlah murid SD.

Kapolres Penajam Paser Utara, AKBP Hendrik Eka,B mengatakan, dari hasil pemeriksaan tersangka M-S mengakui telah melakukan pencabulan terhadap sejumlah anak SD dengan dalih merasa gemes terhadap anak tersebut.

” Dari yang melapor sebanyak sembilan orang tua murid, namun kemungkinan besar masih akan bertambah korbannya,” ucap mantan Kasubdit Ekonomi Polda Kaltim.

Kronologi kejadian menawarkan jualan
mainannya ke anak-anak Sekolah Dasar di Ppu, kemudian terlapor melakukan
pencabulan dengan cara meremas kemaluan anak laki-laki dari
luar celana dan kepada anak perempuan
meremas payudara dan memegang
bokong anak-anak tersebut, serta
menyuruh anak-anak untuk berciuman
dengan teman lainnya.

Dari kejadian tersebut orang Tua
Siswa-siswi SDN 005 Waru yang merasa
keberatan terhadap perbuatan terlapor
langsung membuat pengaduan ke Polres
PPU.

“Saat ini, pelaku telah ditahan di Polres
PPU untuk diproses lebih lanjut,” ujar Kapolres.

Saat ini Polres menangani trauma hiling kepada anak- anak korban pencabulan, untuk memulihkan psikis korban, dan kedepan akan melakukan koordinasi dengan pihak forkopimda PPU agar Kabupaten PPU menjadi kabupaten layak anak, pungkas Kapolres.

(Ries).

Leave a Reply

Your email address will not be published.