Gepak Kuning Kaltim Kecewa, Merasa Ditinggalkan Setelah Menangkan Pilgub Kaltim

GEPAK Kuning Kaltim saat deklarasi memberikan dukungan kepada Paslon Gubernur kaltim dan Walikota Balikpapan. Foto: Istimewa

BALIKPAPAN, Metrokaltim.com — Pemilihan Gubernur Kalimantan Timur telah usai dengan kemenangan pasangan Rudy Masud dan Seno Aji sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih. Namun, di balik kemenangan tersebut, muncul suara kekecewaan dari organisasi masyarakat (ormas) yang merasa dilupakan usai pesta demokrasi berakhir.

Ormas Gepak Kuning Kaltim, yang dikenal aktif dan vokal dalam mendukung pemenangan pasangan Rudy Masud dan Seno Aji, kini menyuarakan rasa kecewa mereka karena merasa tak lagi diperhatikan oleh pihak yang pernah mereka dukung habis-habisan.

Ketua Umum Gepak Kuning Kaltim, Suriansyah yang akrab disapa Prof mengungkapkan kekecewaannya saat ditemui oleh media ini. Menurutnya, selama masa kampanye Pilgub Kaltim hingga Pilkada Balikpapan, Gepak Kuning berperan aktif dalam mobilisasi massa dan strategi pemenangan. Namun kini, setelah terpilih, komunikasi dan hubungan dengan pihak Gubernur maupun Wakil Gubernur nyaris terputus.

“Semasa kampanye, kami turun langsung ke lapangan, bantu mobilisasi massa, bahkan mendukung pemenangan wali kota Balikpapan. Tapi sekarang, jangankan diajak bicara, dihubungi pun sudah tidak bisa. Kami benar-benar merasa ditinggalkan,” ujar Suriansyah dengan nada kecewa.

Ia juga menambahkan bahwa kekecewaan semakin dalam ketika melihat hanya satu ormas yang kini mendapat perhatian dari pemerintah provinsi, yakni LPADKT. Sementara Gepak Kuning dan sejumlah ormas lain yang turut berjuang, seolah dilupakan begitu saja.

“Seharusnya ini tidak terjadi. Kami bukan menuntut balas jasa, tapi ini soal etika dan pengakuan atas peran masyarakat sipil dalam proses demokrasi. Jika hal seperti ini terus berulang, ini bisa menjadi preseden buruk dalam perpolitikan kita,” tegasnya.

Suriansyah berharap pemerintah provinsi Kaltim bisa lebih bijak dan adil dalam merangkul semua elemen masyarakat, khususnya ormas yang sudah berkontribusi besar dalam proses politik. Ia juga mengingatkan bahwa kekuatan ormas bukan hanya saat pemilu, tapi juga dalam menjaga stabilitas sosial dan pembangunan daerah.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Gubernur Kaltim terkait pernyataan Gepak Kuning tersebut.

Penulis: Ries

Editor: Alfa

409

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.