Gepak Kuning Kaltim Soroti Statment LSM MAKI, Prof: Jangan Bicara Tanpa Data

Balikpapan, Metrokaltim.com – Adanya laporan dari sejumlah masyarakat Balikpapan terhadap Wali Kota Balikpapan terpilih Rahmad Mas’ud ke Polda Kaltim terkait dugaan penggunaan gelar sarjana tidak benar, sempat membuat salah satu LSM angkat bicara, yakni Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI). Dia menyebut persoalan ini tidak terlepas dari lanjutan Pilkada Balikpapan beberapa waktu lalu.

Mendengar statement yang dimuat disejumlah media, membuat Ketua Umum Gepak Kuning Kaltim, Suriansyah turut angkat bicara. Bahkan dia menyayangkan dengan statemen yang dilontarkan LSM MAKI.

“Saya sebagai Ketua umum Gepak Kuning Kaltim, sangat menyayangkan statement LSM MAKI. Jangan bicara tanpa data, apa yang kami sampaikan dan laporkan bukan tanpa data,” ucap Suriansyah, Jumat (12/3).

Prof sapaan akrab Suriansyah pun mengatakan laporan yang dilayangkan ke Polda Kaltim tersebut murni persoalan hukum, bukan politik.

“Sehingga tidak elok jika MAKI berbicara tanpa bukti dan melihat bukti dari kami. Saya sebagai Ketua Umum Ormas Gepak Kuning Kaltim bukan politikus, kami cinta Balikpapan. Biarkan proses hukum berjalan dengan sendirinya,” tegasnya.

Menurut Prof, pilkada Balikpapan sudah selesai dan dia pun mengucapkan selamat kepada wali kota terpilih. “MAKI semestinya tetap independen bukan berpihak dan melihat persoalan tanpa data, bukan bahasa politik tanpa data pembanding. Balikpapan sangat kondusif dan aman jangan di perkeruh dengan statement permusuhan,” ungkap Prof.

Bahkan dia menyebut, pernyataan MAKI dibeberapa media dianggap seperti juru bicara dari para terlapor. “Statement MAKI di media seolah-olah sudah paham kondisi Balikpapan. Dan apa yang kami laporkan. Mari kita tegakkan hukum bukan membela siapa yang bayar, kebenaran tetap tujuan utama, jangan berspekulasi. Harusnya yang di urus MAKI itu urusan Korupsi, jangan mengurus yang bukan ranahnya,” pungkasnya.

(riyan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *