Karyawati Kantor Pajak Dirampok di Indekosnya, Tangan Diikat di Kursi, Wajah Babak Belur Dipukuli Pelaku

Balikpapan, Metrokaltim.com – Usai salat Jumat, warga yang bermukim di Perumahan Bukit Damai Sentosa (BDS) RT 31 Kelurahan Damai Bahagia, Balikpapan dikagetkan adanya teriakan minta tolong dari seorang wanita. Dengan kondisi babak belur wanita tersebut berlari mendatangi warga yang baru selesai melaksanakan salat Jumat.

Melihat itu warga pun langsung menolongnya. Usia diberi pertolongan dan ditenangkan, wanita bernama Octa Diandaru (22) ini mengaku baru saja menjadi korban perampokan di kamar kosnya, pada Jumat (19/3) siang. Diketahui korban merupakan karyawan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Balikpapan Barat.

Saat ditemui di lokasi kejadian Ketua RT 31, Nur Halim saat kejadia dan warga lainnya yabg baru pulang salat Jumat ngumpul di pos komplek perumahan. Kemudian korban datang dalam kondisi babak belur.

“Saya dan warga habis salat Jumat kumpul di pos depan Masjid itu. Tau-tau ada suara (korban) minta tolong dan sambil berjalan kesini,” terang Nur Halim.

Lokasi indekos karyawan Kantor Pajak Balikpapan yang menjadi korban perampokan.

Korban pun langsung diberiman pertolongan dengan membawanya ke Masjid untuk menenangkan diri lebih dahulu, sebelum dibawa ke RS Siloam untuk mendapatkan perawatan medis.

“Saat itu kondisinya (korban) babak belur itu dibagian wajahnya. Luka-luka habis dipukul. Saya tenangkan dulu dia cerita kalau dia dirampok. Saya langsung lapor polisi dan dia dibawa ke rumah sakit pas petugas datang,” paparnya.

BACA JUGA: Pelaku Perampokan Karyawati Kantor Pajak Diringkus Tim Gabungan

Tak lama berselang, sejumlah rekan korban dari KPP Pratama Balikpapan Barat yang mengetahui bahwa rekannya menjadi korban perampokan langsung mendatangi lokasi kos-kosan tersebut.

Salah seorang rekan korban yang tinggal satu lokasi, Erla Resti (22) mengatakan, jika dia mengetahui kabar terjadinya perampok tersebut dari status media sosial milik korban. Ia pun bersama rekan-rekan lainnya langsung kembali ke kosan untuk melihat kondisi korban.

“Dia sempat diikat sama pelaku dikursi didalam kamar. Terus dimintain uang. Tapi enggak ada jadi dikasih ATM sama hp nya aja,” terang Erla.

Bahkan korban sempat melawan pelaku, sebelum akhirnya berhasil melarikan diri dengan melompat dari lantai dua indekos tersebut.

“Dia tendang berhasil lepas, langsung kabur naik lantai dua dan loncat,” ucapnya.

PELAKU DIDUGA PENJAGA KOS

Dari keterangan korban yang diterima teman-temannya, bahwa pelaku perampokan merupakan penjaga kos-kosan tersebut. Diketahui pelaku bernama Suwaryo alias Rio.

“Yang jaga kosan ini yang pelakunya. Makanya kita juga kaget pas Octa cerita tadi,” katanya.

Usai melakukan aksinya tersebut, pelaku berhasil melarikan diri masuk kedalam semak-semak yang ada disamping kos-kosan dengan membawa dompet, hp serta barang berharga milik korban lainnya.

“Kabur dia, enggak tau kemana,” tandasmya.

Pihak kepolisian yang mendapati laporan tersebut langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penyelidikan. Sejumlah saksi dan korban dimintai keterangan. Sejumlah barang bukti diamankan petugas Polsek Balikpapan Selatan usai melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) diantaranya sepeda motor milik pelaku, kursi dan tali jemuran yang digunakan pelaku untuk mengikat korban.

Saat ini pihak kepolisian sedang memburu pelaku yang telah diketahii identitasnya tersebut.

(riyan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *