Kekurangan APD, Armada hingga Personel, Hasil Sidak Wabup Paser di Dinas Damkar

Tana Paser, Metrokaltim.com – Bulan ini saja, terjadi beberapa kali kebakaran di Kabupaten Paser. Seperti Toko Klontongan Mila, Kecamatan Kuaro pada Selasa (9/3) dan di Jalan Provinsi RT 7 Desa Pait, Kecamatan Long Ikis, Selasa (16/3) lalu, yang menghanguskan 8 unit rumah toko (Ruko) dan 1 unit rumah.

Kerapnya terjadi kebakaran dalam sepekan terakhir, Wakil Bupati Paser, Syarifah Masitah Assegaf, melakukan Inspeksi mendadak (Sidak) di Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), Selasa (23/3) pukul 15.30 Wita.

“Dalam sepekan ini terjadi beberapa kebakaran di Paser. Alhasil kami melakukan Sidak, bukan mencari kesalahan. Tetapi melihat sarana dan prasarana. Bagaimana kesiapsiagaan dari Dinas Damkar,” kata Masitah, didampingi Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Damkar, Tatang Abdimas.

Mantan Anggota DPRD Kaltim ini mendapati beberapa kendala bagi petugas Damkar. Hal itu pun dipastikan, menghambat kinerja jika terjadi kebakaran. Diantaranya Alat Pelindung Diri (APD), armada, penunjang sarana komunikasi hingga kekurangan personel.

“Banyak kekurangan di sini (Dinas Damkar). Padahal garda terdepan jika terjadi kebakaran maupun bencana,” sambung Politisi Golkar ini.

Untuk armada Dinas Damkar, saat ini terdapat 7 unit mobil water canon. Hanya saja, tak semuanya dapat digunakan. Dimana 2 unit rusak, dan 1 unit lainnya memerlukan perawatan. Sisanya masih berfungsi dengan baik.

“Ya mereka menginformasikan, setidaknya ada tambahan dua unit armada lagi. Termasuk beberapa unit motor roda tiga untuk bisa digunakan menyasar gang-gang di desa,” sebut mantan Wartawati ini.

Kabupaten Paser terdapat 10 kecamatan. Dan ada tiga kecamatan yang tak memiliki tim pemadam kebakaran. Yakni, Kecamatan Muara Samu, Paser Belengkong dan Tanjung Harapan. “Sementara di Kecamatan Batu Engau terdapat regu PMK (Pemadam Kebakaran) hanya saja tidak ada personel,” jelas Masitah.

Ditegaskannya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser siap mendukung dan mewujudkan keinginan dari dari Dinas Damkar. Sambil melakukan pembahasan lanjutan dengan Bupati Paser, dr Fahmi Fadli dari hasil sidaknya di lapangan.

“Bagaimana ini prioritas. Sesuai visi kami bagaimana mengedepankan pelayanan kepada masyarakat, termasuk mendukung instansi atau dinas terkait yang berhubungan dengan pelayanan,” tegasnya.

Terkait kekurangan personel Dinas Damkar, baik yang bertugas di lapangan maupun pelayanan yang hanya 24 orang, dikatakan Tatang Abdimas, jika pihaknya telah membicarakan dengan dengan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Paser.

“Sudah dibicarakan dengan BKPSDM Jadi kami tinggal menunggu tambahan personel PMK,” singkat Tatang.

(sya/riyan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *