Kelurahan Karang Joang Kembangkan Olahan Singkong untuk Dorong Ketahanan Pangan dan Ekonomi Warga

BALIKPAPAN, Metrokaltim.com – Kelurahan Karang Joang, Balikpapan Utara, terus mengembangkan inovasi berbasis potensi lokal dengan menjadikan singkong sebagai program unggulan.

Berbagai produk olahan singkong kini mulai diproduksi, mulai dari tape, keripik, tepung hingga permen tape, sebagai upaya mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat.

Lurah Karang Joang, Maryana menerangkan, pemilihan singkong bukan tanpa alasan. Komoditas ini dinilai mudah ditemukan dan telah lama dibudidayakan oleh masyarakat setempat.

“Singkong kami pilih karena bahan bakunya tersedia dan banyak ditanam oleh petani di Karang Joang. Selain itu, singkong juga merupakan sumber karbohidrat yang baik serta kaya vitamin, mineral, dan serat,” ucap Maryana saat dihubungi awak media, Kamis (23/4/2026).

Menurutnya, singkong juga termasuk dalam program ketahanan pangan sebagai alternatif pengganti beras. Tanaman ini dinilai memiliki keunggulan karena mampu tumbuh di lahan kurang subur dan mudah beradaptasi dengan iklim tropis, sehingga cocok dikembangkan di wilayah tersebut.

Lebih lanjut, Maryana menjelaskan bahwa pengembangan olahan singkong memiliki potensi ekonomi yang besar. Singkong dapat diolah menjadi berbagai produk bernilai jual tinggi, yang pada akhirnya dapat membuka peluang usaha bagi masyarakat.

“Program ini tidak hanya mendukung kemandirian pangan, tetapi juga menciptakan lapangan kerja, baik di sektor pertanian, pengolahan, maupun pemasaran. Harapannya, pendapatan masyarakat juga ikut meningkat,” harapannya.

Adapun berbagai inovasi olahan singkong yang dikembangkan antara lain keripik singkong, opak atau kerupuk singkong, tape, permen tape, tepung tapioka, hingga tepung mocaf yang diproduksi sesuai pesanan.

Selain itu, singkong juga dapat diolah menjadi beragam makanan seperti kue dan camilan yang direbus, digoreng, dikukus, maupun dibakar. Saat ini, sebagian produk telah berjalan dan dipasarkan.

“Yang sudah produksi rutin di antaranya tape singkong, opak, dan permen tape. Untuk tepung mocaf, kami produksi berdasarkan pesanan,” tambahnya.

Untuk pemasaran, produk-produk olahan tersebut telah dipasarkan ke pasar tradisional dan sejumlah toko di sekitar Balikpapan.

Melalui program ini, Kelurahan Karang Joang berharap dapat memperkuat ketahanan pangan berbasis lokal.

“Serta dapat mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah tersebut,” tuturnya.

Penulis: Ar

Editor: Alfa

38

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.