Minta Masyarakat Jangan Menumbuhsuburkan Anjal Dengan Cara Tidak Memberi

Balikpapan, Metrokaltim.com – Ditetapkan Kota Balikpapan sebagai penyangga Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, membuat perekonomian di Balikpapan semakin meningkat. Pasalnya berbagai aktifitas sudah mulai memadati Balikpapan.

Tidak hanya aktifitas masyarakat saja, namun diberbagai sudut kota juga banyak sekali ditemui anak jalanan (Anjal), mulai dari berjualan tisu, kerupuk, pengamen, hingga yang meminta sumbangan. Hal ini sangat diperlukan tindakan pemerintah untuk melakukan penertiban dan pengawasan agar tidak semakin menjamur.

Menyikapi hal itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Zulkifli menjelaskan, untuk pengawasan di lapangan, pihaknya akan tertibkan untuk didata dan diserahkan ke dinas sosial agar diberikan pembinaan. Ia juga sudah sampaikan kalau Balikpapan tidak ada penampungan yang sifatnya permanen untuk anak jalanan.

“Dinas sosial lakukan pembinaan dengan tempo terbatas dan dikembalikan lagi ke orangtua. Tetapi yang bersangkutan balik lagi menjadi Anjal, begitu pun seterusnya,” ucap Zulkifli, Jumat (19/8/2022).

Dari pantauan dilapangan saat ini memang ada indikasi jumlahnya semakin banyak. Menurutnya ini juga erat kaitannya dengan masyarakat Balikpapan yang suka memberi karena merasa kasihan.

“Nah ini juga yang memicu Anjal semakin tumbuh subur. Seperti di lampu merah warga tidak membeli tisunya tetapi uangnya dikasih, jadi tisu ini hanya medianya saja, tujuan mereka sebenarnya minta dikasihani,” jelasnya.

Dengan begitu pihaknya mulai mengatur cara pola penertiban, dan perlu menyadarkan masyarakat agar jangan menumbuhsuburkan kegiatan Anjal dilapangan dengan cara tidak memberi, termasuk di persimpangan jalan.

“Disamping penertiban kami akan kampanyekan lagi dengan pola dua arah, yaitu menyadarkan masyarakat agar tidak turut berpartisipasi menumbuh suburkan hidupnya Anjal ini di masyarakat itu saja,” ungkapnya. (Mys/ Ries).

309

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.