Pastikan Perkembangan Situasi PPKM Darurat di Balikpapan, Pangdam dan Kapolda Kunjungi Pemkot

Balikpapan, Metrokaltim.com – Pangdam VI/Mulawarman dan Kapolda Kalimantan Timur (Kaltim) mengunjungi kantor Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan, Jumat (9/7) pagi. Kunjungan diterima langsung oleh Wali kota Balikpapan Rahmad Mas’ud di ruang VIP Pemkot.

Dalam kunjungan, Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Heri Wiranto menyampaikan, dirinya bersama Kapolda Kaltim turun untuk memastikan tentang perkembangan situasi. Bahkan wali kota secara umum sudah menyampaikan tentang situasi yang ada dan semua menyadari, menurutnya ini sangat penting apalagi dia bersama Kapolda setiap saat akan selalu mendorong, mendukung dan membantu pemerintah daerah serta Satgas Covid di wilayah untuk meyakinkan bahwa penanganan covid-19 berjalan baik.

“Saya bicara Kaltim. Karena di Kaltim termasuk wilayah yang tingkat penyebarannya tinggi. Dari berbagai provinsi di luar pulau Jawa, Kaltim nomor urut pertama setelah Jawa, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Bali,” ucap Mayjen Heri Wiranto dalam sambutannya, Jumat (9/7).

Lanjutnya, termasuk Balikpapan yang masuk 34 Kota/Kabupaten yang angkanya cukup tinggi. Oleh karena itu, ia mendorong pemerintah daerah dan masyarakat untuk bersama membantu penanggulangan bencana ini.

“Kalau tidak bersatu padu, tentu akan sulit untuk menurunkan angka penyebaran covid-19,” ujarnya.

Tempat yang sama Kapolda Kaltim Irjen Pol Herry Rudolf Nahak menambahkan, kunjungan ini untuk memberikan semangat kepada Pemkot Balikpapan untuk melaksanakan apa yang seharusnya dilaksanakan, karena sesuai dengan instruksi Mendagri nomor 17, Balikpapan menjadi salah satu daerah yang harus diperketat PPKM Mikro-nya dengan langkah-langkah khusus.

“Kami mendiskusikan itu dan wali kota sudah melaksanakan, tinggal bagaimana kita melaksanakan dilapangan. Surat edaran sudah diberikan, ketentuan pembatasan sudah dilakukan. Tinggal masyarakat seluruhnya mau mematuhi,” imbuh Herry Nahak.

Menurutnya ada tiga hal penting yang harus dilakukan untuk mencegah bertambahnya angka terkonfirmasi. Pertama taat pada prokes dan 5 M, kedua testing dan tracing untuk memastikan tak ada penyebaran lebih lanjut. Dan ketiga yang tak kalah penting adalah vaksinasi.

“Ini yang harus kita lakukan di hulu agar angkanya tidak banyak. Ketika angka banyak maka langkah antisipasi juga banyak yang harus dilakukan. Seperti penambahan tempat tidur,” paparnya.

Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud pun menegaskan agar bersama, masyarakat upaya memutus penyebaran covid-19 di Balikpapan. Sebab itu ia meminta masyarakat mendukung PPKM Darurat level 4.

“Kami sudah rumuskan bersama teman-teman, untuk melaksanakan instruksi dari pusat. Bagaimana kami implementasikan di Balikpapan,” ungkapnya.

(Mys/riyan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *