Pemkot Balikpapan Dorong Keterbukaan Lewat Teknologi dan Media Sosial

BALIKPAPAN, Metrokaltim.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan terus memperkuat komitmennya dalam hal keterbukaan informasi kepada publik. Komitmen ini terlihat dalam kunjungan tim monitoring dan evaluasi (Monev) dari Komisi Informasi Provinsi Kaltim ke Balai Kota Balikpapan, Kamis (4/9/2025).

Kunjungan ini bertujuan untuk menilai sejauh mana badan publik, termasuk pemerintah daerah, mematuhi aturan mengenai Keterbukaan Informasi Publik (KIP) tahun 2025.

Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, menyampaikan bahwa keterbukaan informasi bukan sekadar kewajiban, tetapi bagian dari upaya membangun pemerintahan yang transparan dan bisa diakses masyarakat.

“Kami sudah sampaikan berbagai langkah yang telah dilakukan. Mulai dari pengembangan portal resmi hingga aplikasi layanan seperti E-Manuntung dan Balikpapan Go.ID yang kini dikelola oleh 36 Organisasi Perangkat Daerah (OPD),” ucap Wawali Bagus.

Tim penilai juga mendorong Pemkot agar lebih aktif memanfaatkan media sosial sebagai saluran informasi yang lebih dekat dengan masyarakat, terutama generasi muda.

“Instagram, Facebook, dan bahkan TikTok bisa digunakan untuk menyebarkan informasi yang ringan dan menarik. Untuk info detail, masyarakat bisa diarahkan ke website resmi atau tautan khusus,” terangnya.

Selain peningkatan layanan digital, Pemkot juga memperluas akses internet gratis di ruang publik. Saat ini, ada 330 titik wifi gratis yang bisa dimanfaatkan masyarakat, naik dari sebelumnya 260 titik.

Langkah-langkah ini, menurutnya, adalah bagian dari visi besar Balikpapan untuk menjadi kota cerdas (smart city), sebagaimana diatur dalam peraturan wali kota untuk periode 2021–2026.

“Kami berharap hasil penilaian tahun ini lebih baik dari sebelumnya. Tapi yang paling penting adalah masyarakat merasa lebih mudah mendapatkan informasi yang mereka butuhkan,” tutupnya.

Penulis: Ar

Editor: Alfa

420

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.