Pemkot Balikpapan Kejar Penyelesaian Aset, Siap Beralih ke Sertifikat Tanah Elektronik 

BALIKPAPAN, Metrokaltim.com – Wakil Wali Kota Balikpapan, H. Bagus Susetyo, melakukan kunjungan ke Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Balikpapan, Kamis (21/8/2025), untuk membahas perkembangan sejumlah aset milik Pemerintah Kota (Pemkot) yang belum rampung proses sertifikasinya.

Dalam kunjungan yang juga diisi dengan silaturahmi ini, Bagus menyampaikan bahwa dari sekitar 140 aset Pemkot, baru separuhnya yang telah selesai pengurusannya. Sisanya masih dalam proses dan menjadi fokus utama untuk segera diselesaikan tahun ini.

“Kami ingin menuntaskan sisa aset yang belum rampung agar bisa dimanfaatkan secara optimal, termasuk untuk kerja sama dengan swasta,” ucap Bagus.

Ia menambahkan, bahwa pengelolaan aset ini diharapkan bisa memberikan tambahan pemasukan bagi kota. Bagus juga mengajak sejumlah dinas terkait, terutama yang menangani pengadaan tanah. Sebab, kebutuhan lahan cukup mendesak untuk mendukung proyek-proyek penting, seperti penanganan banjir dan penyediaan air bersih bagi warga.

“Tujuannya bukan hanya untuk pemerintah, tapi agar masyarakat juga bisa merasakan manfaatnya lewat layanan yang lebih baik,” ujarnya.

Tak hanya soal aset, kunjungan ini juga membahas perubahan besar dalam layanan pertanahan, yakni peralihan dari sertifikat tanah fisik ke bentuk elektronik.

“Kami ingin masyarakat tahu, sekarang zamannya sertifikat elektronik. Ini lebih praktis dan aman,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Kantor BPN Balikpapan, Subur memastikan pihaknya mendukung penuh upaya Pemkot, termasuk dalam transformasi layanan digital.

“Semua layanan kami sudah elektronik, termasuk penerbitan sertifikat tanah. Ini untuk memberikan kemudahan, baik untuk pemerintah maupun masyarakat,” tambah Subur.

Dengan kerja sama yang semakin erat antara Pemkot dan BPN, diharapkan berbagai urusan pertanahan bisa berjalan lebih cepat dan transparan demi kemajuan Balikpapan.

Penulis: Mys

Editor: Alfa

167

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.