Pemkot Tunggu Hasil Evaluasi Gubernur, Rizal: Banyak Pedagang Terdampak Tapi Demi Kebaikan Bersama

Balikpapan, Metrokaltim.com – Selama rangkaian kegiatan HUT Kota Balikpapan ke-124, menurut Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi bahwa Balikpapan sangat baik, apalagi Pangdam VI/Mulawarman dan Kapolda Kaltim sampai turun langsung ke masyarakat.

Dengan begitu dirinya mengucapkan terima kasih kepada warga Balikpapan yang luar biasa, dalam melakukan pengorbanan demi keamanan dan kesehatan bersama.

Lanjutnya Rizal, memang secara provinsi masih banyak yang harus disatukan bahasanya dari instruksi Gubernur, supaya penanganan covid-19 benar-benar efektif di Kalimantan Timur terutama daerah-daerah yang berdekatan, seperti Balikpapan, Samarinda, PPU, Kutai Kartanegara, Kutim dan Bontang.

“Hal ini dilakukan agar masyarakat tidak bingung dalam memahami instruksi Gubernur,” ujar Rizal usai Paripurna, Senin (8/2).

Bahkan dirinya menjelaskan, saat ini penyebaran covid-19 di Balikpapan memang cukup tinggi. Sehingga ia ingin pembatasan itu ada manfaatnya, maka itu masyarakat harus saling bahu-membahu.

Sedangkan terkait dengan kegiatan Imlek, pihaknya akan liat kembali surat edaran menteri agama agar bisa disesuaikan, tetapi ia memohon kepada warga Tionghoa terutama yang melaksanakan Imlek, untuk tetap berhati-hati.

“Tapi saya yakin kalau warga Tionghoa yang melaksanakan Imlekan sudah memahami, jangan sampai ada cluster imlekan,” ucapnya.

Namun perihal penutupan aktivitas di hari Sabtu-Minggu, ia masih menunggu evaluasi dari Gubernur, tetapi ia memohon tidak ada perubahan. Meski ia memahami banyak pedagang, penjual makanan yang betul-betul terdampak dengan kebijakan ini, tetapi ini demi kebaikan bersama.

“Mengingat sehari bisa 200-300 orang terkonfirmasi belum meninggal 6-7 orang, kalau ini tidak sama-sama diatasi pasti akan berbahaya,” jelasnya.

Dan pemerintah masih menunggu instruksi Gubernur apakah akan menyesuaikan, karena perintah Presiden Jokowi, untuk PPKM akan bergeser ke kelurahan hingga lingkungan. Meski hal ini sudah terlebih dahulu dilaksanakan di PPKM kedua.

“Belum lagi di setiap lingkungan RT ada satgas covid-19-nya,” pungkasnya.

(Mys/riyan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *