Pertamina Pastikan Stok BBM Nasional Aman Jelang Ramadan dan Idul Fitri

BALIKPAPAN, Metrokaltim.com — PT Pertamina (Persero) melalui PT Pertamina Patra Niaga menegaskan bahwa ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) nasional dalam kondisi aman menjelang periode Ramadan dan Idul Fitri. Saat ini, stok operasional BBM nasional berada pada kisaran 21 hari dan terus dijaga melalui sistem logistik energi yang terintegrasi.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV. Dumatubun, menjelaskan bahwa jumlah tersebut merupakan stok operasional yang secara rutin dikelola dalam sistem distribusi energi nasional. Stok tersebut disimpan sesuai kapasitas penimbunan dan secara berkala akan diperbarui melalui produksi kilang domestik maupun pengadaan impor.

Menurutnya, mekanisme pengisian ulang atau top-up stok dilakukan secara rutin sehingga ketersediaan BBM tetap terjaga dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Stok sekitar 21 hari merupakan kondisi normal dalam sistem logistik energi nasional. Penambahan pasokan terus dilakukan baik dari produksi kilang dalam negeri maupun impor yang sudah direncanakan sebelumnya, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir mengenai ketersediaan BBM,” ujar Roberth.

Ia juga menambahkan bahwa Pertamina Patra Niaga mengelola rantai pasok energi secara menyeluruh, mulai dari pengadaan minyak mentah dan produk BBM, pengolahan di kilang, proses transportasi, hingga distribusi ke berbagai wilayah di Indonesia.

Di tengah dinamika geopolitik global, termasuk perkembangan konflik di kawasan Timur Tengah, Pertamina Patra Niaga menyatakan telah menyiapkan sejumlah langkah antisipatif untuk menjaga stabilitas pasokan energi nasional.

Langkah tersebut di antaranya diversifikasi sumber pasokan minyak mentah dan produk BBM, penguatan sistem logistik dan distribusi, optimalisasi operasi kilang domestik, serta peningkatan koordinasi dengan pemerintah dan para pemangku kepentingan.

“Pertamina Patra Niaga terus memantau perkembangan situasi global dan memastikan berbagai langkah mitigasi telah disiapkan untuk menjaga ketahanan energi nasional,” jelas Roberth.

Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Kalimantan, Edi Mangun, memastikan bahwa kondisi stok BBM di wilayah Kalimantan juga berada dalam keadaan aman.

Ia mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan karena dapat mengganggu kelancaran distribusi energi.

“Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan. Pembelian berlebihan berpotensi mengganggu distribusi yang selama ini berjalan normal,” ujarnya.

Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kelancaran pasokan energi bagi masyarakat, dunia usaha, serta mendukung stabilitas perekonomian nasional. Perusahaan juga akan terus memantau perkembangan situasi global guna memastikan keamanan pasokan energi di seluruh wilayah Indonesia.

279

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.