Pertamina Patra Niaga Kalimantan Raih Empat Platinum IGA 2026 Lewat Inovasi Hijau dan Pemberdayaan Masyarakat
Tim Pertamina Patra Niaga Kalimantan berfoto bersama penghargaan Platinum IGA 2026, simbol komitmen perusahaan dalam menjalankan program keberlanjutan dan teknologi hijau. Foto: Ist.
JAKARTA, Metrokaltim.com – Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan kembali menunjukkan komitmennya terhadap keberlanjutan dan pemberdayaan masyarakat melalui sejumlah inovasi di bidang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Keberhasilan ini terlihat dari pengakuan yang diterima dalam Indonesia Green Awards (IGA) 2026, yang diselenggarakan oleh La Tofi School of Social Responsibility (LSSR).
Acara penganugerahan yang berlangsung di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, pada 21 Januari 2026, dihadiri oleh berbagai perwakilan perusahaan, praktisi keberlanjutan, dan tokoh yang aktif dalam pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan. Ajang IGA sendiri menilai program-program berkelanjutan melalui La Tofi ESG Rating Methodology, yang fokus pada dampak nyata terhadap aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola.
Pada tahun ini, Pertamina Patra Niaga Kalimantan berhasil meraih empat predikat Platinum di empat kategori berbeda berkat inovasi program TJSL di empat unit operasional. AFT Supadio Pontianak, AFT Sepinggan Balikpapan, dan AFT Syamsudin Noor Banjarbaru memperoleh penghargaan pada kategori Inovasi Sosial & Rekayasa Teknologi Hijau, berkat inisiatif yang meningkatkan efisiensi operasional, memanfaatkan teknologi ramah lingkungan, dan memberdayakan masyarakat.
Sementara itu, Integrated Terminal Balikpapan meraih penghargaan Penyelamatan Sumber Daya Air melalui program Eco Green School, yang menggabungkan pemanfaatan PLTS, sistem filtrasi air sumur, dan pengelolaan circular food waste. AFT Supadio juga kembali mendapat pengakuan sebagai Local Green Hero atas peran aktifnya dalam mendorong perubahan positif di tingkat komunitas lokal.
Selain itu, empat unit operasi Pertamina Patra Niaga Kalimantan tercatat dalam daftar Best 100 Operation Units / Sites / Suppliers Indonesia 2026 menurut La Tofi ESG Rating, menunjukkan kualitas operasional yang berkelanjutan dan berdampak positif bagi masyarakat sekitar.
Edi Mangun, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, menekankan bahwa pencapaian ini menjadi motivasi untuk memperkuat implementasi ESG secara konsisten. “Keberlanjutan bukan sekadar kepatuhan, tetapi upaya nyata untuk menghadirkan manfaat bagi masyarakat, lingkungan, dan ketahanan operasi perusahaan,” ujarnya.
La Tofi, Founder & Chairman LSSR, menyerahkan penghargaan secara langsung dan menegaskan bahwa IGA 2026 menjadi momentum penting untuk menilai efektivitas CSR dan ESG. “Perusahaan harus melindungi manusia, memulihkan alam, dan memproteksi nilai ekonomi secara bersamaan. ESG yang kuat adalah kunci menghadapi krisis perubahan iklim dan risiko kemanusiaan,” jelasnya.
Pencapaian ini menegaskan peran Pertamina Patra Niaga Kalimantan sebagai perusahaan yang tidak hanya menjalankan bisnis, tetapi juga berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan dan pemberdayaan masyarakat, menciptakan masa depan yang lebih hijau, tangguh, dan inklusif. (*).
229
