Polisi Sebut Telah Periksa Saksi dan Korban, Terkait Penganiayaan Seorang Warga saat Panen Sawit di Long Ikis

Tana Paser, Metrokaltim.com – Adanya penganiayaan yang dilakukan sekelompok orang kepada seorang warga Desa Bukit Seloka, Kecamatan Long Ikis. Dimana warga berinisial MP (24) mengalami luka pada bagian kepala, setelah terkena senjata tajam. Alhasil menyebabkan luka sepanjang 6 sentimeter dan sedalam 1 sentimeter.

Aparat kepolisian Polres Paser telah menerima laporan dari korban. Saat ini masih proses pengumpulan barang bukti dan keterangan saksi.

“Untuk prosesnya sejauh ini, kami sudah memeriksa beberapa saksi dan korban, serta mengumpulkan beberapa barang bukti,” kata Kapolres Paser, AKBP Eko Susanto SIK didampingi Kasat Reskrim Polres Paser, Kompol Ferry Putra Samodra SIK.

Terkait upaya lain dari pihak kepolisian, karena terkesan terjadi konflik dua kelompok. Eko Susanto meminta kepada kedua pihak, untuk sama-sama menghormati proses hukum.

Kapolres Paser, AKBP Eko Susanto SIK

“Selain penegakan hukum, kami lakukan pendekatan-pendekatan kepada kedua belah pihak, baik tokoh-tokoh terkait. Kami ajak bersama-sama menyelesaikan hal lain di luar kasus penganiayaan ini,” terangnya.

Dijelaskannya, kasus penganiayaan masih ditangani. Pun dengan persoalan lahan tengah ditangani oleh pejabat setempat.

“Kasus penganiayaannya sedang kami tangani, memang belum selesai, karena masih proses. Terkait sengketa lahannya sudah beberapa hari lalu di proses melalui pihak kecamatan (Long Ikis) sampai Pemkab Paser. Masih berproses juga, belum selesai,” tutur Eko.

Ia meminta kepada semua masyarakat, khususnya kedua belah pihak untuk sama-sama menghormati hukum yang ada. “Harapan kami tidak muncul hal-hal yang bisa memperkeruh suasana atau pun mengurangi (mengganggu) situasi Kamtibmas (Keamanan dan ketertiban masyarakat) yang sudah cukup kondusif,” tandasnya.

Kejadian ini diduga erat kaitannya persoalan sengketa lahan kepala sawit, tepatnya di Desa Bukit Seloka dan Desa Krayan Sentosa. Dimana tengah berkonflik dengan salah satu kelompok sekitar. Dari informasi yang diterima, penganiayaan juga dirasakan seorang warga dari Krayon Sentosa pada November 2020 lalu. Diketahui, Polda Kaltim menerjunkan sejumlah personel Brimob untuk membantu pengamanan di wilayah hukum Polsek Long Ikis.

(all/riyan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *