Metro Kaltim

Polisi Sita 1.159 Botol Miras, Malam Tahun Baru di Muara Jawa Aman

Kutai Kartanegara, Metrokaltim.com – Malam Tahun Baru di Kecamatan Muara Jawa, Kabupaten Kutai Kartanegara, berlangsung aman dan kondusif. Hal ini tidak lepas dari peran kepolisian setempat yang sigap mencegah terjadinya aksi kriminalitas.

Kapolsek Muara Jawa, AKP Anton Saman mengatakan, beberapa hari jelang malam pergantian tahun, jajarannya mengelar operasi cipta kondisi. Sejumlah pedagang minuman keras (miras) yang tak memiliki izin usaha di wilayah hukum Polsek Muara Jawa menjadi sasaran.

Hasilnya, polisi berhasil mengamankan 1.159 botol miras berbagai merek dan 50 liter miras tradisional jenis arak ilegal. Dijelaskan Anton, operasi ini digelar dalam rangka antisipasi kejahatan pada malam Tahun Baru. Pasalnya, pada malam tersebut kerap dijadikan pesta miras.

Pemusnahan ribuan botol miras.

Miras, sebutnya, dapat memicu terjadi aksi kriminalitas. Sebab, miras dapat memabukan sehingga menganggu akal sehat. Dengan begitu, para peminumnya bisa berbuat hal-hal negatif, seperti berkelahi hingga mencuri.

“Malam Tahun Baru di wilayah hukum kami terpantau kondusif. Tidak ada kejadian menonjol yang terjadi. Hal ini karena sebelumnya kami laksanakan razia miras diseluruh toko-toko yang menjual tanpa izin,” kata perwira balok tiga di pundak ini.

Kapolsek Muara Jawa AKP Anton Saman beserta Muspika memusnahkan miras hasil operasi Lilin Mahakam 2019.

Namun dalam operasi cipta kondisi ini Polsek Muara Jawa tidak bekerja sendiri. Mereka dibantu oleh jajaran Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Muara Jawa. “Kami bekerja sendiri tentu tidak akan mampu, harus ada dukungan dari semua kalangan,” terangnya.

Setelah disita, miras-miras tersebut dimusnahkan. Bersama Muspika, polisi membuang cairan haram itu ke dalam bak besar. Selanjutnya dibuang lagi ke tempat yang lebih aman.

Anto memastikan, operasi seperti ini tidak berhenti sampai di situ saja. Demi menjaga keamanan Muara Jawa, operasi tersebut akan terus berlanjut. Dia pun meminta kepada seluruh masyarakat terlibat dalam menjaga kemanan di lingkungannya.

“Operasi ini terus kami lakukan instens, tidak berhenti sampai di sini. Tentu kami juga meminta kepada masyarakat untuk memberikan informasi, agar cepat kami lakukan penindakan,” pungkasnya.

(sur/riyan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *