Potensi PAD dari Wisata Pantai Belum Optimal, Zainal Arifin Berharap Peran Maksimal Pemda

Foto: Anggota Komisi III DPRD PPU, Zainal Arifin

PPU, Metrokaltim.com – Anggota DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Zainal Arifin menilai wisata pantai memiliki potensi cukup tinggi dalam mendulang pemasukan bagi daerah. Sejauh ini, pantai masih memiliki daya tarik yang tinggi sebagai tempat tujuan wisata, khususnya di momen libur nasional.

Meski demikian, Zainal mengakui bahwa potensi pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pariwisata pantai masih belum tergarap maksimal. pengelolaan pariwisata pantai memerlukan investasi yang cukup besar, sehingga belum sepenuhnya dimanfaatkan.

“Kami selalu mendukung peningkatan sektor pariwisata di pantai sejak awal. Potensi pantai kita sangat besar, terutama saat hari-hari besar,” ujar Zainal Arifin, Senin (19/2/2024).

Dia menyatakan bahwa upaya pengembangan pariwisata pantai sebelumnya terhambat karena belum adanya Rencana Kerja (Renja) Dinas Pariwisata. Namun, dengan keberadaan Renja saat ini, dia berharap pemerintah dapat lebih fokus dalam mengembangkan sektor pariwisata, terutama di pantai.

“Pantai-pantai seperti Tanjung Jumlai dan Nipah-Nipah masih belum tergarap dengan baik. Kami berharap jika dikelola dengan baik, pantai-pantai ini dapat menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) di masa depan. Saat ini PAD dari sektor pariwisata masih belum signifikan karena belum diatur secara khusus,” tambahnya.

Zainal Arifin yakin bahwa peningkatan sektor pariwisata di pantai-pantai ini akan memberikan kontribusi positif terhadap keindahan pariwisata di PPU, yang juga akan mendukung pengembangan kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN). Hal itu juga harus didukung pemerintah agar potensi PAD bisa tergarap optimal. Dengan dukungan penuh dari pemerintah, dia optimis bahwa sektor pariwisata di daerah tersebut akan berkembang pesat, yang pada akhirnya akan meningkatkan pendapatan daerah dari sektor ini. (Adv).

305

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.