PT Pertamina Patra Niaga Tambah Stok BBM dan Elpiji Jelang Puasa dan Idul Fitri 1444 H

BALIKPAPAN, Metrokaltim. com – Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan melakukan penambahan stok BBM (bahan bakar minyak) dan elpiji terutama di wilayah Kota Balikpapan dan Kota Samarinda. Penambahan ini di lakukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat pada bulan ramadan dan Idul Fitri 1444 H.

Area Manager Comm,rel & Csr PT Pertamina Patra Niaga Arya Yusa Dwicandra mengatakan, pada bulan Ramadan Idul Fitri ini Pertamina sendiri sudah melakukan berbagai upaya seperti misalkan memproduksi atau memproyeksikan adanya penambahan untuk gasoil sekitar 7%. lalu untuk gas oil seperti produk solar dextra dan Pertamina dex itu akan ada peningkatan sebesar 1,5% dan untuk LPG kemungkinan akan ada peningkatan sebesar 4%.

” Tapi juga kami sampaikan bahwa antisipasi ini juga tidak akan akan berjalan optimal jika masyarakat juga tidak ikut serta memantau atau mengawasi distribusi BBM dan LPG Pertamina sehingga kita dapat mengantisipasi dan mengoptimalkan penyaluran saat Ramadan Idul Fitri tahun ini tadi rata-rata untuk seluruh wilayah Kalimantan terutama Kalimantan Timur, ” jelas Arya.

Untuk angka pastinya sambung Arya, akan disusun karena memang kita ini masih melakukan penyusunan data dan juga berkoordinasi dengan aparat kepolisian dari dinas perhubungan dan juga pemerintah provinsi dan dinas terkait, untuk kesiapan menyambut Ramadan dan Idul Fitri 1444 H.

Untuk di Kalimantan Timur yang menjadi atensi adanya kenaikan penggunaan bbm dan elpiji tentu Kota Balikpapan dan Samarinda pada Ramadhan dan Idul Fitri namun tidak menutup kemungkinan daerah lainya seperti Kukar, Kabupaten Paser itu juga kita antisipasi terkait BBM dan LPG.

” Trendnya itu memang ada kenaikan kalau tahun lalu kemudian kita proyeksikan sebenarnya itu naiknya cukup besar ya karena memang dari tahun 2021 ke 2022 ini ada lonjakan karena memang 2021 kita masih masa covid pandemi dan di 2022 itu masyarakat langsung melakukan perjalanan. ada dinamika peningkatan ekonomi jadi cukup besar sekitar hampir 20%. dari 2022 ke 2023 ini proposalnya adalah 7%. Jadi tidak sebanyak dari 2021 ke-2022,” pungkas Arya.

(*/ Ries).

Apresiasi kegiatan jumat curhat uang di gelar Polda kaltim

446

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.