Putus Mata Rantai Covid-19, Petugas Rutan Tanah Grogot Divaksin

Tana Paser, Metrokaltim.com – Seluruh petugas Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Tanah Grogot, Kalimantan Timur, turut ambil bagian dengan melaksanakan kegiatan vaksinasi, di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panglima Sebaya, Sabtu (6/3).

Kegiatan vaksinasi termin I tahap II ini, sebagai langkah upaya mendukung program vaksinasi nasional. Guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Sesuai data, 41 petugas disuntik vaksin.

Kepala Rutan (Karutan) Kelas IIB Tanah Grogot, Doni Handriansyah, SH MSi, menjadi orang pertama yang divaksin. “Alhamdulillah, saya dan semua pegawai Rutan Kelas IIB telah divaksin,” ucap, Doni Handriansyah dengan penuh syukur.

Sesuai instruksi Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, program vaksinasi harus tuntas sebelum akhir 2021. Ini upaya keras pemerintah dalam memulihkan kesehatan masyarakat. Ditegaskannya, Rutan Kelas IIB Tanah Grogot mendukung penuh program itu.

Petugas Rutan Kelas IIB Tanah Grogot memperlihatkan surat tanda telah divaksin.

Dirinya pun mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Paser untuk untuk antusias dalam program vaksinasi. Tak perlu takut. Mengingat, ia dan anggotanya merasa aman usai disuntik vaksin.

“Ini aman. Kami contohnya. Jadi tidak perlu khawatir, jika ada vaksinasi diperuntukkan bagi masyarakat,” ungkap dia.

Ia pun mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Paser, Dinas Kesehatan Kabupaten Paser, serta jajaran RSUD Panglima Sebaya yang telah memfasilitasi program vaksinasi untuk pegawai Rutan Kelas IIB Tanah Grogot.

“Semoga pandemi ini segera berakhir, kesehatan masyarakat puli, dan ekonomi nasional maju, Indonesia sejahtera,” tandas Doni.

Sekadar informasi, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah mengeluarkan izin penggunaan darurat atau Emergency Use Authorization (EUA) vaksin. Hasil khasiat vaksin juga telah diuji dan dinyatakan berada diatas standar yang ditetapkan oleh World Health Organization (WHO).

(sya/riyan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *