RDMP Balikpapan Masuk Tahap Komisioning, Aktivitas Kilang Mulai Meningkat

BALIKPAPAN, Metrokaltim.com — PT Kilang Pertamina Balikpapan (KPB) memastikan proses komisioning dan uji operasi Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan berjalan sesuai prosedur. Proyek Strategis Nasional (PSN) tersebut kini memasuki salah satu tahapan penting menuju pengoperasian kilang secara penuh.

Komisioning dilakukan setelah pembangunan fisik unit dan infrastruktur pada tahap konstruksi rampung. Tahapan ini diawali dengan pengecekan jalur perpipaan, uji jalan peralatan (solo run), serta kalibrasi instrumen untuk memastikan kesiapan setiap sistem.

Selanjutnya, setiap unit diuji dan dioperasikan secara bertahap (startup) sesuai karakteristik dan persyaratan teknisnya. Proses tersebut dilakukan hingga seluruh sistem dapat berfungsi secara terintegrasi dan menghasilkan produk sesuai parameter yang telah ditetapkan.

Salah satu unit yang saat ini menjalani proses tersebut adalah Residual Fluid Catalytic Cracking (RFCC), yakni unit pengolah residu untuk menghasilkan produk bernilai tinggi. Unit tersebut masih dalam tahap uji operasi dan pemasukan bahan baku (cut in feed/CIF).

VP Legal & Relation KPB Asep Sulaeman mengatakan, pihaknya sebelumnya telah menyampaikan informasi kepada masyarakat sekitar mengenai rangkaian uji operasi, termasuk sejumlah aktivitas kilang yang mungkin terlihat atau terdengar berbeda dari kondisi normal.

“Pada proses startup dan uji operasi, masyarakat mungkin melihat nyala api flare yang lebih besar dibandingkan kondisi normal. Pada waktu tertentu, suara dari area kilang juga dapat meningkat. Kondisi tersebut dapat terjadi sementara selama proses pengoperasian dan stabilisasi unit,” ujar Asep.

Selain itu, masyarakat dapat melihat kepulan berwarna putih dari area unit yang terutama berasal dari uap air (steam) dalam proses operasi.

Asep menegaskan, KPB terus melakukan pemantauan terhadap kondisi operasi dan lingkungan selama seluruh tahapan komisioning berlangsung. Tim terkait juga disiagakan untuk memastikan proses berjalan aman dan sesuai dengan batas operasi yang telah ditetapkan.

“Kami memahami aktivitas ini dapat menarik perhatian masyarakat. Karena itu, kami terus melakukan pemantauan dan menyampaikan informasi agar masyarakat mengetahui proses yang sedang berlangsung di kilang,” jelasnya.

Rencana dan tahapan komisioning sebelumnya telah disosialisasikan kepada masyarakat di sembilan kelurahan yang berada di empat kecamatan. Sosialisasi dilakukan untuk memastikan masyarakat memperoleh informasi yang memadai mengenai rangkaian kegiatan yang akan berlangsung.

KPB mengimbau masyarakat tetap tenang apabila melihat atau mendengar peningkatan aktivitas dari area kilang selama rangkaian proses uji operasi berlangsung.

Pemerintah Kota Balikpapan dan KPB juga akan terus bersinergi dalam menjaga transparansi informasi kepada publik selama tahapan komisioning. Keduanya juga akan menindaklanjuti laporan masyarakat apabila terjadi perubahan kondisi tertentu di sekitar area kilang.(*).

25

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *