Rusman Sebut SMK/SMA Tidak Sebanding Dngan Kelulusan SMP

Balikpapan, Metrokaltim.com – Permasalahan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) setiap tahun terus menjadi momok di masyarakat, tidak terkecuali untuk SMA/SMK di kota Balikpapan dan Samarinda.

Menanggapi hal itu, Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kaltim Dr. H. Rusman Ya’qub menjelaskan, pihaknya akan melakukan evaluasi dari pelaksanaan PPDB yang dihadapi masyarakat. Pembahasannya mulai dari kapasitas daya tampung ruang belajar yang tersedia di SMK/SMAN dengan kelulusan SMP yang tidak sebanding.

Dikatakan, ada dua cara mengatasinya yakni melahirkan satuan pendidikan baru yaitu SMA/SMK baru atau yang kedua penambahan lokal baru di sejumlah sekolah-sekolah tertentu sesuai zonasi.

“Yang saya ketahui, Balikpapan dan Samarinda ada kecamatan yang blank spot, tidak mempunyai sekolah yang mau diintegrasikan dengan zonasi,” ucap Rusman didepan awak media, Sabtu (23/7/2022).

Penerapan zonasi baru dilakukan 3-4 tahun terakhir, sedangkan dulu sskolah dibangun tidak berdasarkan zonasi, tetapi begitu diterapkan zonasi ada tempat-tempat yang mendominasi di Kecamatan tertentu.

“Maka dari itu, cara mengatasinya bangun sekolah baru, bukan hanya sarana prasarana fisik, tetapi guru juga harus dipikirkan dan lain sebagainya,” tambahnya.

Tidak hanya itu, kesadaran masyarakat juga diperlukan, karena tidak mungkin semua lulusan SMP bis tertampung di SMA/SMK Negeri. Dikarenakan negara Indonesia mempunyai satuan pendidikan yang kekuatannya bersumber dari masyarakat.

“Ingatlah bahwa Republik Indonesia belum lahir tetapi sekolah sudah ada dari bentukan masyarakat, seperti Budi Utomo,” akunya. (Mys/ Ries)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *