Sumber Daya Terbatas, DLH Lakukan Terobosan dan Inovasi

Balikpapan, Metrokaltim.com – Pemerintah kota Balikpapan melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Balikpapan menggelar konsultasi publik rencana pengelolaan Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Manggar, Balikpapan Timur melalui skema Kerja sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).

Kegiatan konsultasi ini dilakukan dengan dua metode, secara tatap muka maupun secara virtual, yang berlangsung di Ballroom Hotel Novotel, Kamis (27/5).

Kepala DLH kota Balikpapan Tommy Alfianto mengatakan, untuk KPBU ini memiliki beberapa tahapan antaranya studi pendahuluan, Feasibility Study (FS), perencanaan dan persiapan. Kalaupun tidak mengikuti, pertumbuhan penduduk yang bertambah, otomatis sampah juga akan meningkat. Karena itu perlu sinkrorilasi antara jumlah penduduk dengan timbulan sampah.

“Kita tidak melakukan apapun, nanti sampah juga pasti akan meningkat, karena penduduknya yang bertambah,” kata Tommy di depan awak media.

Bahkan Tommy akan terus berupaya melakukan terobosan dan inovasi, sehingga dengan kondisi sumber daya yang terbatas, apalagi lahan di Balikpapan terbatas tidak mungkin menambah TPA. Makanya ia mengoptimalkan TPA yang ada, disamping juga ia kelola supaya tidak terlalu banyak yang datang ke TPA.

“Jadi dua strategi ini harus dikelola mulai saat ini,” akunya.

Sementara untuk keterlibatan KPBU, mereka lebih fleksibel dalam hal pengorganisasian secara profesional, mereka juga bisa melihat dan memanfaatkan di dalam proses pengelolaan sampahnya.

TPAS juga bisa dimanfaatkan untuk macam-macam hasil sampingan, misalnya bisa membentuk semacam batubara dari sampah. Dan itu bisa difungsikan untuk bahan baku ke PLN, pabrik semen dan lainnya.

“DLH sendiri mendapatkan bantuan dari Kementerian keuangan dalam studi pendahuluan, dan itu nanti jadi bahan untuk penyusunan FS,” ungkapnya.

(Mys/riyan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *