Tindak Lanjut Program RSPL di Desa Muser, PT Pamapersada Beri Pelatihan Budidaya Lebah Kalulut

Tana Paser, Metrokaltim.com – PT Pamapersada Nusantara Distrik Kideco, kembali memberikan pelatihan peningkatan sumber daya manusia (SDM). Tepatnya di Desa Muser, Kecamatan Muara Samu, Kabupaten Paser, Rabu (19/5) lalu.

Dengan bekerjasama Dinas Lingkungan Hidup (DLH), memberikan pelatihan budidaya Lebah Madu Kalulut. Adapun pesertanya. Yakni, ketua RT, karang taruna, dan Tim Penggerak PKK Desa Muser. Terlihat semuanya begitu antusias mengikuti pelatihan.

Dikatakan, Direktur Coorporate Social Resposibility (CSR) PT Pamapersada Nusantara Distrik Kideco, Hendra, kegiatan itu tindak lanjut program Rumah Sehat Peduli Lingkungan (RSPL). Mengingat, sebelumnya telah terlaksana di Desa Muser.

“Dan terbukti mampu merubah lingkungan warga Desa Muser menjadi lebih asri dan baik,” katanya.

Sebagai catatan, Kecamatan Muara Samu sudah dikenal sentral penghasil madu hutan. Hal itu pula yang menjadi dasar diberikannya pelatihan. Meski dalam pelatihan dengan jenis madu yang berbeda. Namun adanya inovasi budidaya diharapkan kedepan semakin berkembang.

“Sehingga sumber madu di Muara Samu, dan khususnya di Desa Muser tak terputus,” sambungnya.

PT Pamapersada Nusantara Distrik Kideco bersama DLH memberikan pelatihan budidaya lebah madu kalulut di Desa Muser.

Pelatihan yang diberikan itu, juga bertepatan dengan World Day Bee atau Hari Lebah Sedunia, 20 Mei lalu. Diakui Hendra, budidaya Lebah Madu Kalulut di Desa Muser sangat laik untuk adanya pengembangan.

“Mengingat banyaknya sumber makanan bagi lebah I sana (Desa Muser). Semoga program ini bermanfaat dan dapat dinikmati oleh masyarakat,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Tahura DLH Kabupaten Paser, Teguh menerangkan, Lebah Kalulut tidak menyengat. Madu yang dihasilkan kaya akan manfaat. Khususnya untuk kesehatan dan daya tahan tubuh.

Guna menjaga ketersediaan Lebah Kalulut. Adapun makanannya atau sari-sari bunga yang dihisap semuanya ada di Desa Muser. Diantaranya, bunga matahari, bunga pukul sembilan, air mata pengantin, pohon mangga, akasia.

“Itu beberapa jenis tanaman yang disukai oleh Lebah Kalulut. Ya, lingkungan Desa Muser sangat baik untuk budidaya,” jelas Teguh.

Sedangkan, Kepala Desa Muser, Untung Sadarsah, menghaturkan terimakasih kepada PT Pamapersada Nusantara Distrik Kideco. Karena inisiator pelatihan itu. Serta memberikan bantuan 7 paket koloni, sebagai percontohan budidaya Madu Kalulut.

“Program budidaya lebah Madu Kalulut sangat tepat. Programnya sangat bermanfaat bagi warga kami,” tandas kades.

(sya/riyan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *