Tukar Pikiran Terkait Implementasi Aplikasi SIPD dalam Penyampaian Pokok Pikiran DPRD, Banmus Kunjungi DPRD Kota Yogyakarta

Yogyakarta, Metrokaltim.com – Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Paser melakukan kunjungan kerja (Kunker) di DPRD Kota Yogyakarta, Selasa (6/4). Rombongan dipimpin Ketua DPRD Paser, Hendra Wahyudi dan diterima oleh Kasubag Humas Protokol dan Publikasi Sekretariat DPRD Kota Yogyakarta, Edi Wijayanti.

Dikatakan Hendra Wahyudi, kedatangan rombongan ke DPRD Yogyakarta untuk diskusi , terkait implementasi aplikasi SIPD khususnya terkait Penyampaian pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD.

“Kami ingin belajar terkait implementasi aplikasi SIPD yang tentunya ada hal-hal baik yang bisa kami contoh sehingga dapat membantu kami dalam melaksanaan tupoksi (Tugas Pokok dan Fungsi) DPRD, sebagai unsur penyelenggara pemerintahan di daerah,” ucap Hendra.

Adapun kami DPRD Paser sudah menyelesaikan proses penginputan Pokok Pokok Pikiran melalui aplikasi SIPD beberapa pekan yang lalu, hal ini sebagaimana yang diatur dalam permendagri 86 Tahun 2017, bahwa pokok-pokok pikiran DPRD disampaikan kepada kepala daerah selambat-lambatnya 7 hari sebelum pelaksanaan Musrenbang RKPD di Kabupaten.

Dijelaskan oleh kasubag Humas Protokol dan Publikasi DPRD Kota Yogyakarta bahwa, Pemkot Yogyakarta juga menggunakan SIPD sebagai Aplikasi yang diwajibkan oleh Kemendagri sejak Tahun 2021.

“Adapun untuk proses tahapan perencanaan pembangunan 2022 dimana prosesnya dimulai dari awal 2021 ini. Dan saat ini berada di tahapan Perencanaan, dengan demikian maka karena saat ini adalah tahapan Perencanaan maka termasuk didalamnya terdapat Proses input Pokok-pokok Pikiran DPRD sebagaimana yang juga dilakukan oleh DPRD-DPRD lainnya se-Indonesia,” jelasnya.

Perlu diketahui bahwa di dalam aplikasi SIPD sesungguhnya terdiri dari beberapa fungsi antara lain, fungsi perencanaan, penganggaran dan penatausahaan. Dari ketiga fungsi tersebut, hanya Fungsi penatausahaan yang masih bermasalah atau kurang sempurna, sehingga untuk proses penatausahaan Pemkot Yogyakarta atas izin Kemendagri saat ini Menggunakan Aplikasi yang lama namun nantinya akan tetap melakukan proses penginputan melalui SIPD (Penatausahaan) ketika dinyatakan sempurna oleh Kemendagri.

Ditambahkannya bahwa ketika berbicara terkait in put Pokok pokok Pikiran DPRD yang berada di ranah Perencanaan, maka DPRD Kota Yogyakarta tetap Menggunakan aplikasi SIPD karena sejatinya tidak ada masalah di tahapan Perencanaannya.

“kita doakan saja semoga aplikasi SIPD ini segera bisa disempurnakan guna kelancaran Tahapan perencanaan pembangunan Daerah,” pungkasnya.

Dalam kunker itu, juga dihadiri Wakil Ketua II DPRD Paser, Fadly Imawan, serta anggota Banmus, yakni Fathur Rahman, Sri Nordianti, Budi Santoso, serta Aspiana.

(sya/riyan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *