Metro Kaltim

10 Rumah Sewaan Hangus terbakar Satu Orang Tewas

Sanggata, Metrokaltim.com – Di Saat sebagian warga masih terlelap tidur dan sebagian lagi khususnya umat muslim tengah bersiap untuk melaksanakan kewajiban shalat subuh tepatnya Senin (23/9) pukul 04.00 Wita, tiba-tiba saja warga Gang Anggrek Kelurahan Teluk Lingga dikejutkan musibah kebakaran di salah satu rumah seorang wanita paruh baya nenek Nur (70) tahun.

Miris di saat amuk si jago merah melumat 10 bangunan barakan yang dihuni oleh 10 Kepala Keluarga (KK), ironis Nenek Nur tak sempat menyelamatkan diri, diduga api berasal dari kediamanan nenek Nur.

Saat kejadian tampak puluhan personil pemadam kebakaran sigap lakukan pemadaman api di backup dengan kepolisian dalam memberikan pengamanan di lokasi kejadian.
Diketahui nenek Nur menghuni rumah sewa barakan seorang diri, atas kejadian itu sejauh ini pihak kepolisian intens melakukan penyelidikan mendalam. Sementara pemicu kebakaran belum diketahui apakah diduga karena hubungan pendek arus listrik atau obat nyamuk bakar.

Setelah dimasukan ke kantong jenazah jasad nenek Nur yang hangus terbakar langsung dilarikan ke rumah Sakit Kudungga Sangatta untuk menjalani proses otopsi.
Setelah api berhasil dipadamkan baik petugas gabungan terdiri dari TNI-Polri berhasil mengevakuasi jasad jenazah nenek Nur yang telah hangus terbakar. Bahkan musibah kebakaran mengundang keprihatinan dan duka mendalam bagi Wakil Bupati Kutai Timur H Kasmidi Bulang ST.MM
Spotanitas Wabup Kutim langsung turun ke lokasi kebakaran sebagai bentuk perhatian akan kondisi kebakaran belakangan ini yang marak tidak hanya pada musibah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tetapi musibah kebakaran pemukiman padat penduduk yang dapat terus ditingkatkan kewaspadaannya secara bersama.

“Saya turut mengucapkan rasa belasungkawa mendalam atas kepulangan nenek Nur yang menjadi korban meninggal dunia atas musibah kebakaran yang terjadi di gang Anggrek ini. Innalillahi wa inna ilayhi raaji’un semoga amal ibadah beliau diterima Allah Swt dan jalannya dilapangkan bagi keluarga yang ditinggalkan dapat diberikan kesabaran dan ketabahan,” ungkap Kasmidi disela-sela kunjungannya di lokasi musibah kebakaran.

Atas kejadian musibah kebakaran hingga merenggut korban jiwa ini, Kasmidi Bulang berharap kejadian kebakaran yang memakan korban jiwa tidak terulang kembali.

“Dibutuhkan kewaspadaan bersama dalam mengantisipasi kebakaran maupun karhutla. Khusus kejadian kebakaran di pemukiman diharapkan masyarakat terus waspada terutama baik dalam menggunakan kompor, perkakas elektronik terlebih obat nyamuk bakar jangan sampai lalai tetap dalam pengawasan. Begitupula intalasi listrik di masing-masing rumah dapat rutin dikroscek dalam mengantisipasi hubungan arus pendek listrik,” ulas Kasmidi Bulang.

(aji/Idris)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *