Metro Kaltim

Antisipasi DBD, Jenggot Sangatta Gunakan Dana Desa Beli Peralatan Fogging

Sangatta, Metrokaltim.com – Memasuki musim pancaroba, dari kondisi cuaca kemarau memasuki musim penghujan rawan akan berkembang biaknya jentik menjadi nyamuk demam berdarah (aegypt), pada saluran drainase maupun bak-bak penampungan air dalam suatu lingkungan.

Untuk mengantisipasi wabah demam berdarah sekaligus wujud keprihatinan Ketua RT 50 Gang Syafaat Sipataou Jalan Assadiyah Kecamatan Sangatta Utara, Ridwan Abdul Razak atau lebih disapa dengan sebutan Jenggot Sangatta, setelah mengetahui ada 5 anak yang sudah terserang demam berdarah dengue (DBD) maka Ketua RT Jenggot Sangatta berinisiatif gunakan dana desa yang dialokasikan untuk membeli satu unit mesin fogging satu set dengan obatnya. Di mana dana desa dari Rp 50 juta yang terealisasikan Rp 23 juta.

Alat fogging bersama obat yang di beli ketua RT 50 itu, Minggu langsung dioperasikan melalui penyemprotan. “Selama penyemprotan menggunakan alat fogging, sekaligus kami kerja bakti bersama para anak-anak milenial muda di wilayah saya,” terang Jenggot Sangatta.

Ketua RT 50, Ridwan Abdul Razak alias Jenggot Sangatta.

Jenggot Sangatta mengungkapkan dalam mengantisipasi wabah DBD tidak hanya melalui fogging saja, akan tetapi kebersihan lingkungan dapat terperhatikan dengan baik.

“Serta terus melakukan program 3 M Menguras, Membersihkan, Mengubur. Mengapa dalam pelaksanaan kerja bakti saya melibatkan partisipasi peran remaja di wilayah saya, selain memberikan kegiatan positif juga menanamkan rasa cinta akan kebersihan lingkungan,” ucapnya.

Semangat gotong royong dapat terpatri dalam sanubari warga menurut kepala lingkungan RT 50 tersebut turut melaksanakan bersama amanat kepala desa Mulyanti yang juga proaktif bermasyarakat dalam membangun kegotong royongan.

(aji/riyan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *