Hadiri Perayaan Natal Dewan Adat Dayak, Andi Harun Tegaskan Persaudaraan Antar Umat Beragama Harus Tetap Terjaga

SAMARINDA.Metrokaltim.com- Perayaan Natal 2022 dan Syukuran Tahun Baru 2023 yang dilaksanakan oleh Dewan Adat Dayak Kota Samarinda dihadiri langsung oleh Wali Kota Samarinda, Andi Harun pada, Rabu (25/1/2023) bertempat di gedung LDCC Jalan DI. Panjaitan Samarinda. 

Dalam sambutannya, Andi Harun mengatakan bahwa suka cita Natal dirayakan dengan berbagai cara, mulai dari yang sederhana hingga mewah. Namun di tengah suka cita pesta, keceriaan dan hadiah, kita luangkan waktu sejenak untuk selalu merenungi makna Natal yang sesungguhnya.

“Perayaan Natal juga  merupakan motivasi Tuhan Yang Maha Esa untuk selalu membantu umat manusia, selain itu juga sebagai kabar baik bagi semua orang di sekitarnya, bahwa Tuhan telah membuktikan kasih-Nya bagi dunia, semoga dengan Natal bisa menjadi berkat bagi semua umat manusia, terlebih bagi umat Tuhan Yang Maha Esa,” ucapnya. 

Andi Harun juga sampaikan beberapa program pemerintah kota Samarinda dalam kesempatan taesebut, proyek penanggulangan banjir masih menjadi yang prioritas bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda. Seperti pembangunan Drainase dibawah median jalan S. Parman (depan mall Lembuswana) yang akan diteruskan sampai jalan. M. Yamin dan pembangunan Trotoar yang bagus untuk mempercantik wajah Kota Samarinda seperti yang ada di jalan Kesuma bangsa dan tahun ini akan dilanjutkan sekitar Jalan Awang Long hingga Jalan Dr. Soetomo serta di Jalan Agus Salim hingga Jalan Abul Hasan. 

Dan juga pembangunan terowongan di Jalan Sultan Alimudin sepanjang 680 m  yang Ground Breaking sudah dilakukan beberapa Minggu lalu yang bertujuan  untuk mengurai kemacetan yang berada di Jalan Otto Iskandardinata. 

“Saya memohon kepada pemuka agama dan warga Kota Samarinda untuk mendoakan agar semua program pemerintah kota Samarinda  dapat berjalan  dengan lancar,” ucapnya. 

“Dengan Perayaan Natal dan Syukuran tahun baru ini untuk semoga terus menjalin persaudaraan antar umat beragama agar tidak terjadi perpecahan dan perselisihan, menjaga kondusifitas kota kita tercinta, agar tidak terjadi konflik, dan menjunjung tinggi sikap toleransi. Jangan mudah terpengaruh dengan isu-isu yang sifatnya memecah belah persatuan umat beragama dan provokasi-provokasi yang dilakukan oleh orang-orang tidak bertanggung jawab,” pungkasnya. 

437

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.