Kenakan Pakain Koteka, Peserta Dekranas Ke 45 Asal Papua Jadi Sorotan

Peserta asal Papua tampil memukau dengan pakaian adat dan koteka dalam rangkaian acara HUT Dekranas ke-45 di Balikpapan. Foto : Ries

BALIKPAPAN, Metrokaltim.com – Hari Ulang Tahun (HUT) Dekranas ke-45 tahun 2025 menjadi momen penting bagi dunia kerajinan di Indonesia. Kota Balikpapan dipilih sebagai lokasi utama penyelenggaraan kegiatan akbar ini, yang dihadiri oleh anggota PKK dan para pengrajin dari seluruh Indonesia.

Pada acara pembukaan yang digelar di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) Dome, terlihat rombongan peserta dari Papua mengenakan pakaian adat khas daerah mereka. Salah satu peserta terlihat mengenakan koteka saat memasuki lokasi acara, menjadi pusat perhatian para peserta lainnya.

Kehadiran peserta dari Papua ini cukup mencuri perhatian tidak hanya karena pakaian adat yang unik, tetapi juga karena mereka telah datang beberapa hari sebelumnya untuk mempersiapkan keikutsertaan dalam acara. Dalam perbincangan langsung dengan istri Wakil Presiden, Selvi Gibran, salah satu peserta asal Papua mengungkapkan rasa kagumnya terhadap kota Balikpapan yang dinilainya bersih dan kondusif.

“Saya sangat bangga bisa hadir di sini. Kota Balikpapan sangat nyaman dan saya bahkan berharap bisa tinggal di sini,” ujar peserta tersebut dengan antusias.

Acara HUT Dekranas ke-45 ini sendiri menjadi ajang berkumpulnya para pengrajin dari berbagai daerah di Indonesia, dengan tujuan memajukan dan memperkenalkan kerajinan nusantara ke tingkat nasional maupun internasional. Selain pameran produk kerajinan, kegiatan juga diisi dengan berbagai workshop, seminar, serta dialog interaktif antara pengrajin dan pelaku usaha.

Acara ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah dan nasional, termasuk anggota DPR, kepala dinas terkait, serta perwakilan dari berbagai asosiasi kerajinan.

Dengan berlangsungnya HUT Dekranas ke-45 di Balikpapan, diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan industri kerajinan di tanah air sekaligus memperkuat posisi Balikpapan sebagai kota budaya dan ekonomi kreatif.

Penulis: Ries

Editor: Alfa

215

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.