Operasi Zebra, Polres Paser Gandeng Warga Gunakan Pakaian Adat, Berikan Imbauan Lalin dan Prokes

Tana Paser, Metrokaltim.com – Operasi Zebra Mahakam 2020 kembali digelar, dimulai 26 Oktober sampai 8 November 2020 serentak di seluruh Indonesia. Giat ini bertujuan mengajak masyarakat untuk tertib berlalu lintas. Guna menekan angka kecelakan lalu lintas (lakalantas).

Diketahui, Operasi Zebra yang rutin dilaksanakan tiap tahun. Pada 2020 ini, sedikit berbeda. Karena lebih menekankan pada tindakan preemtif dan preventif. Namun tidak mengesampingkan 7 atensi yang disorot. Yakni, tidak menggunakan helm, mabuk pada saat berkendara, tidak menggunakan safety belt, menggunakan handphone saat berkendara, melebihi batas kecepatan maksimal, pengendara di bawah umur serta melawan arus.

Namun sedikit hal menarik dari Operasi Zebra Mahakam 2020 dilaksanakan Polres Paser, sedikit unik. Dimana turut melibatkan masyarakat, dimana mengenakai pakaian adat etnis budaya, khususnya Paser. Pada Selasa (3/11) yang dipusatkan di traffic light Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Tanah Grogot lebih menekankan pada penerapan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19.

Kapolres Paser bersama warga yang menggunakan pakaian adat turun ke lapangan menggelar operasi zebra.

Dalam Operasi Zebra Mahakam, jajaran Polresta selain memberikan imbauan mengenai prokes Covid-19, juga membagikan masker, memberikan minuman suplemen atau bervitamin serta hand sanitizer kepada pengendara, khususnya yang taat mengindahkan anjuran pemerintah.

“Operasi zebra tahun-tahun sebelumnya melakukan tindakan pada pengguna jalan, tidak melengkapi perlengkapan atau surat-suratnya. Karena dalam kondisi pandemi Covid-19, dialihkan pada kegiatan-kegiatan sosial kepada pengendara untuk mematuhi protokol kesehatan, tidak melakukan tindakan, tapi memberikan imbauan terkait pencegahan Covid-19,” kata Kapolres Paser, AKBP Eko Susanto SIK.

Pemasangan stiker sosialisasi di kendaraan yang melintas.

Dilain sisi, operasi zebra yang dilaksanakan itu turut mengundang perhatian masyarakat maupun pengendara. Karena polisi turut mengenakan padakaian adat Paser. Dimana mereka turut menyosialisasikan penerapan Prokes Covid-19.

“Dengan adanya dukungan dari teman-teman etnis budaya, suatu bentuk dukungan dari warga masyarakat. Menggambarkan Kegiatan ini nyata bahwa masyatakat di dukung warga Kabupaten Paser,” tukasnya.

Dalam operasi zebra itu, kapolres turut menempelkan stiker imbauan pada beberapa kendaraan. Guna sopir atau pengendara tak ugal-ugalan. Dalam stiker itu juga ditertulis nomor Satlantas yang bisa dihubungi.

(all/riyan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *