Pemkot Balikpapan Temukan Tiga Warga Terdeteksi Virus Covid-19 Varian Delta

Balikpapan, Metrokaltim.com – Kasus penularan Virus Delta di kota Balikpapan secara ilmiah memang sudah ada, ditambah penularannya juga sangat cepat, begitu juga dengan perburukannya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan dr Andi Sri Juliarty menjelaskan, dari puluhan spesimen yang dikirim, ditemukan tiga kasus virus delta yang terkonfirmasi positif. Dan mereka semua pekerja yang berasal dari warga luar daerah.

“Asalnya dua dari Jepara yang baru tiba di Balikpapan empat hari dan sakit. Kemudian, satu warga Jawa Timur,” ucap dr Andi Sri Juliarty saat ditemui di Aula Pemkot, Selasa (20/7).

Diketahuinya virus tersebut lantaran DKK telah menerima informasi dari Dinkes Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), bahwa beberapa spesimen yang dikirim sudah ada hasilnya.

Dirinya meminta warga untuk lebih berhati-hati, karena virus delta ini memiliki ciri penularan cepat dan mematikan. Meski, secara data di Balikpapan ini sesuai baik dari jumlah kasus harian sampai jumlah yang dirawat. Rumah sakit penuh semua, tempat isolasi juga penuh hingga mencapai 3.000 masyarakat yang melakukan isolasi mandiri di lapangan.

“Ini memang berbeda dengan gelombang sebelumnya. Jadi sesuai saja jika kondisi kasus dengan temuan varian delta ini. Maka itu kami betul-betul perketat, terutama pengawasan yang isolasi mandiri dan kontak erat betul-betul jangan keluar rumah, supaya tidak menularkan yang lain,” ujar dr Dio panggilan akrabnya.

Dikatakannya, adapun pengawasan yang perlu dilakukan, muali dari pengawasan terdekat dari tetangga, RT, termasuk PPKM mikro yang saat ini dijalankan dapat diterapkan dengan baik. Pasalnya, satgas kota tidak bisa melihat satu persatu.

“Jadi mohon pengertian dan pemahamaan dari seluruh warga yang terkonfirmasi positif yang sedang isolasi mandiri dan kontak erat yang melakukan karantina, supaya tidak menulari yang lain,” ulasnya.

Dan untuk warga yang melakukan isolasi mandiri (Isoman), pemerintah kota memberikan bantuan makanan dan obat-obatan. Ia juga minta agar masyarakat bisa saling melihat

“Nggak apa-apa berani aja tegur kalau kami ketahui dia isoman dan karantina keluar rumah,” imbuhnya.

Ditambahkannya, tidak semua sample dikirim dan tiga hasil yang ditemukan positif virus delta ini merupakan bagian dari puluhan sample. Kemungkinan sudah terjadi penularan lokal dari virus delta. Virus varian delata ini di Kalimantan Timur ditemukan di Kota Samarinda, Bontang dan Balikpapan.

“Kami masih menunggu yang lain karena kami mengirim banyak,” pungkasnya.

(Mys/riyan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *