Penemuan Mortir Diduga Peninggalan Perang Dunia II di Balikpapan, Polisi Lakukan Pengamanan
Petugas dari Polresta Balikpapan memasang garis polisi di lokasi penemuan mortir diduga peninggalan Perang Dunia II di kawasan Prapatan Dalam, Selasa malam (12/5/2025). Foto Humas Polresta Balikpapan
BALIKPAPAN, Metrokaltim.com – Warga dihebohkan dengan penemuan sebuah benda yang diduga mortir peninggalan Perang Dunia II di kawasan Prapatan Dalam, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur. Penemuan tersebut terjadi pada Selasa malam, 12 Mei 2025, dan langsung direspons oleh pihak kepolisian dari Polresta Balikpapan.
Kepala Satuan Samapta Polresta Balikpapan, AKP Much Chusen, mengungkapkan bahwa benda mencurigakan tersebut ditemukan oleh personel Batalyon B Pelopor (Bet 110) saat melakukan patroli rutin di wilayah tersebut. Diduga kuat, benda tersebut merupakan sisa ranjau atau mortir dari masa Perang Dunia II.
“Benar, kami menerima laporan terkait penemuan benda yang diduga mortir di daerah Prapatan. Tim kami segera menuju lokasi dan melakukan pengamanan di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP),” ujar AKP Chusen saat dikonfirmasi pada Rabu malam, 14 Mei 2025.
Pihak kepolisian segera memasang garis polisi untuk mengamankan area tersebut dan mencegah masyarakat mendekat, guna menghindari kemungkinan risiko ledakan. Polisi juga memastikan bahwa area sekitar TKP dalam kondisi aman dan steril.
Setelah dilakukan pengamanan awal, Tim Penjinak Bom (Jibom) dari Detasemen Gegana Brimob Polda Kalimantan Timur diterjunkan ke lokasi untuk melakukan identifikasi dan evakuasi benda berbahaya tersebut.
“Kami telah menyerahkan penanganan lebih lanjut kepada Tim Jibom Gegana Polda Kaltim. Benda tersebut telah diamankan dan dievakuasi ke Mako Jibom Gegana untuk pemeriksaan lebih mendalam,” lanjut AKP Chusen.
Sampai saat ini, belum ada keterangan resmi mengenai jenis mortir tersebut serta tingkat bahayanya. Namun, pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar segera melapor apabila menemukan benda mencurigakan, khususnya yang diduga sebagai peninggalan perang atau bahan peledak.
Penulis: Ries
Editor: Alfa
333
