Penerbangan Perdana Haji 2024 dari Balikpapan: 319 Jamaah Menuju Tanah Suci

BALIKPAPAN, Metrokaltim.com – Sebanyak 319 calon jamaah haji dan 5 petugas haji dari kloter pertama Embarkasi Haji Balikpapan berangkat menuju Tanah Suci Mekah pada Selasa malam pukul 21.30 WITA. Penerbangan ini dilakukan menggunakan pesawat Garuda Indonesia Airbus A330-300, melalui Bandar Udara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan.

General Manager PT Angkasa Pura I Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, Achmad Syaugi Shabab, menjelaskan bahwa pesawat yang digunakan memiliki kapasitas 324 kursi. “Mereka terbang menggunakan maskapai Garuda Indonesia jenis air bus A 330 seri 300 yang memiliki kapasitas sebanyak 324 kursi,” ungkapnya.

Setelah lepas landas dari Balikpapan, pesawat akan transit di Bandara Internasional Kualanamu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, sebelum melanjutkan perjalanan ke Jeddah. “Mereka transit dulu kesana sebelum ke Jeddah. Estimasi waktu 3 jam ke Deli Serdang kemudian 8 Jam ke Madinah,” jelas Syaugi.

Dalam menghadapi musim haji tahun 2024, persiapan telah dilakukan secara matang, termasuk pembentukan panitia haji melalui Surat Keputusan (SK). “Kami juga berkoordinasi dengan pihak maskapai Garuda Indonesia dan bus DAMRI untuk mempermudah mereka para calhaj,” tambah Syaugi.

Pada kloter pertama ini, sembilan unit bus digunakan untuk mengangkut para calon jamaah ke bandara yang terletak di Balikpapan Selatan. Selain itu, fasilitas lain seperti kursi roda dan perbaikan landasan pacu (runway) juga disiapkan untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan perjalanan. “Kami juga menyiapkan yang lainnya seperti kursi roda dan yang paling vital itu adalah runway, itu kami pitching lagi biar semakin kuat,” ujar Syaugi.

Syaugi juga mencatat bahwa jumlah kloter haji tahun ini mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya. Pada 2023, terdapat 20 kloter dengan total 4.250 jamaah. “Untuk tahun ini Kloter ada 19 dengan jumlah 5.160,” tutupnya.

470

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.