Peredaran Sabu-sabu di Kaltim Meningkat, Polisi Fokus Lima Daerah

Direktur Reserse Narkoba Polda Kaltim, Romylus Tamtelahitu. Foto: Ries

BALIKPAPAN, Metrokaltim.com – Peredaran narkotika jenis sabu-sabu di Kalimantan Timur dilaporkan semakin masif dalam beberapa waktu terakhir. Polda Kalimantan Timur melalui Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) menetapkan lima daerah sebagai atensi utama karena tingginya tingkat peredaran gelap narkoba.

Kelima wilayah tersebut meliputi Balikpapan, Samarinda, Kutai Kartanegara, Kutai Timur, dan Berau. Daerah-daerah ini dinilai memiliki kerawanan tinggi baik sebagai jalur distribusi maupun lokasi peredaran narkotika.

Direktur Reserse Narkoba Polda Kaltim, Romylus Tamtelahitu, menegaskan bahwa pihaknya bersama jajaran akan terus melakukan upaya pemberantasan secara intensif. “Kami akan terus memerangi peredaran gelap narkoba, khususnya sabu-sabu, di lima daerah yang menjadi atensi karena maraknya kasus yang terjadi,” ujarnya.

Menurutnya, para pelaku peredaran narkoba terus mengembangkan berbagai modus untuk mengelabui petugas. Salah satu temuan terbaru adalah perubahan kemasan sabu-sabu yang sebelumnya kerap disamarkan dalam bungkus teh hijau, kini menggunakan kemasan dengan logo tikus. Modus ini menjadi salah satu strategi baru yang digunakan pengedar untuk menghindari deteksi aparat.

“Ini menunjukkan bahwa para pelaku terus berinovasi dalam menjalankan aksinya. Oleh karena itu, kami juga harus lebih adaptif dalam melakukan pengungkapan,” tambahnya.

Selain penindakan hukum, upaya pencegahan juga menjadi fokus utama. Polda Kaltim menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam memerangi peredaran narkoba. Partisipasi aktif warga dinilai dapat membantu mempersempit ruang gerak para pelaku.

Kepolisian mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan jika menemukan aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan peredaran narkotika. Dengan sinergi antara aparat dan masyarakat, diharapkan peredaran gelap narkoba di Kalimantan Timur dapat ditekan secara signifikan.

Penulis: Ries

Editor: Alfa

128

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.