Polisi Tangkap Dua Mucikari Kasus Human Trafficking di Loa Janan

Kutai Kartanegara, Metrokaltim.com – Polisi menangkap dua perempuan, inisial SU (42) dan RA (26) di Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), beberapa hari lalu. SU dan RA ditangkap karena kasus perdagangan anak di bawah umur atau human trafficking.

Informasi yang dihimpun Metro Kaltim, terungkapnya kasus ini bermula dari informasi yang didapatkan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Sukabumi. Belum lama ini, Dinas tersebut mendapat laporan dari salah satu warga yang mengaku anaknya yang masih berusia 17 tahun menjadi korban kejahatan SU dan RA.

Disebutkan, anak warga tersebut dijual kepada pria hidung belang alias dijadikan pekerja seks komersial (PSK) oleh SU dan RA. Lokasinya di sebuah wisama yang berada di komplek lokalisasi Desa Purwajaya, Loa Janan. DP3A Sukabumi kemudian meneruskan laporan tersebut kepada Kepolisian Sektor (Polsek) Loa Janan.

Polsek Loa Janan pun mengutus Unit Reserse Kriminal untuk menyelidik laporan tersebut. Pada Kamis (10/12) lalu, mereka menyambangi wisma di komplek lokalisasi Desa Purwajaya itu. Dari hasil operasi ini, polisi menemukan anak yang disebutkan DP3A Sukabumi. Namun polisi merahasiakan identitas anak tersebut.

“Dari hasil pengecekan ini, ternyata benar, terdapat anak di bawah umur di pekerjakan oleh SU dan RA,” kata Kepala Kepolisian Resor Kukar, AKBP Irwan Masulin Ginting, melalui Kepala Polsek Loa Janan, AKP Yasir.

Namun pada operasi tersebut polisi tidak menemukan RA. Saat itu hanya ada SU. Kepada polisi, SU menyebutkan lokasi keberadaan RA. Polisi pun mengamankan RA di lokasi berbeda. “Kedua tersangka dan korban sudah kami amankan,” ungkap Yasir.

Kini RA dan SU meringkuk di sel tahanan Markas Polsek Loa Janan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di muka hukum. Polisi pun menjerat kedua tersangka itu dengan Pasal 2 ayat 1 dan ayat 2 juncto Pasal 10 UURI 21/2007, tentang perdagangan orang dan atau Pasal 76 huruf i juncto Pasal 88 UURI 35/2014, tentang Perlindungan Anak.

(sur/ ryan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *