Isu-Isu Kebijakan dalam Manajemen Dunia Pendidikan

Kutai Timur, MetroKaltim.com – Pemerhati pendidikan dan dosen di salah satu perguruan tinggi di Sangatta Utara Kabupaten Kutai Timur (Kutim) Dr.Muslimi, M.Si mengungkapkan manajemen pendidikan nasional merupakan keseluruhan strategi untuk memcapai visi dan misi pendidikan nasional,(H.AR.Tilar 99).

Reformasi dalam manajemen pendidikan merupakan keharusan yang tidak bisa ditunda sebagai pondasi dasar dalam pembangunan nasional secara umum, dan tentu reformasi ini dapat di terima dari aspek logika, dari aspek konseptual, dan aspek kultural sesuai budaya bangsa dan secara politis dapat di terima oleh masyarakat secara luas.

Ia juga mengatakan dalam proses perubahan itu, pendidikan memiliki dua peran; pertama, pendidikan akan berpengaruh terhadap perubahan masyarakat, dan kedua, pendidikan harus memberikan sumbangan optimal terhadap proses transformasi menuju terwujudnya masyarakat madani.

“Oleh sebab itu, berbagai kaidah mendasar dapat di kaji dan dianalisis dalam merumuskan kebijakan kebijakan pendidikan agar sesuai arah; 1. Pembangunan manusia seituhnya,2. Pembangunan pendidikan yang dapat menumbuhkan perspektif historis yang berupa kesadaran akan nilai nilai dalam tatanam kehidupan, dan 3. Pengebangan pendidikan massal melalui media massa,” jelas Dosen salah satu perguruan tinggi muslimin

Ia menambahkan Dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas maka perencanaan merupakan langkah awal yang tidak bisa disederhankan sebab ia akan menjadi kompas dan panduan dalam melakukan proses intervensi selanjutnya.

Ilustrasi pendidikan.

Beberapa isu isu strategis dalam rencana program pemerintah yang terkait dengan peningkatan pendidikan;

  1. Pemerataan dan perluasan akses, program pemeretaan dan perluasan akses bagi masyarakat secara luas, program ini meliputi pemberian bantuan biaya operasional sekolah baik sekolah negeri maupun sekolah swasta, rehabilitasi ruang kelas yang rusak,penyediaan perpustakaan dengan pemberian buku buku pelajaran secara berkelanjutan.
  2. Peningkatan mutu, relevansi dan daya saing, program ini merupakan program yang terkait proses dalam peningkatan mutu pendidikan, seperti pengembangan kurikulum, metode pembelajaran dan sistem nilai
  3. Penguatan tata kelola, akuntabilitas dan pencitraan publik, program ini tentu melibatkan mitra yaitu pelibatan anggota masyarakat dalam pemberdayaan partisipasi masyarakat melalui komite sekolah dan dewan pendidikan untuk ikut dalam proses itu meskipun hanya sebatas pemberi saran dan pengawas ekstrernal.

“Dari sederat rencana diatas maka tentu kita menaruh optimisme yang kuat bahwa betapa pendidikan itu menjadi aspek yang sangat strategis dalam menata dan mengisi aspek aspek yang lain. Pendidikan adalah roh bagi segala aspek dalam mengaktualisasi aspek aspek yang lain seperti aspek ekonomi, politik, budaya dan aspek aspek sosial lainnya.

Penting bagi kita bahwa isu isu strategis dan kebijakan pendidikan merupakan satu mata rantai yang tidak terpisahkan sebab ujung dari semua itu sebuah kebijakan yang akan berdampak pada tatanan masyarakat secara umum terutama pada tatanan pendidikan

Karenanya penting pula bagi kita menyadari bahwa pendidikan bukan hanya urusan pemerintah, bukan hanya berbicara tentang siswa dan guru tetapi lebih jauh dari itu, pelibatan masyarakat dalam hal mengawasi, memberi saran kepada pemerintah menjadi strategis dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas, pendidikan yang beroreantasi pada peningkatan mutu secara akademik(kognitif dan psikomorik) dan mutu secara moral( afektik),” tutup Dr.Muslimi, M.Si.

(rina/riyan)

Leave a Reply

Your email address will not be published.