Kamarudin : Usulan Sumur Bor dan Semenisasi Jalan RT 46 Akan Dimasukkan dalam Pokir DPRD

Balikpapan, Metrokaltim.com – Masih banyak keluhan yang disampaikan masyarakat mulai dari infrastruktur, pendidikan hingga kebutuhan air bersih. Hal ini disampaikan warga dalam Reses Anggota DPRD kota Balikpapan Kamarudin Ibrahim di Jalan Sepakat II RT 16 Kelurahan Baru Tengah, Balikpapan Barat (Balbar).

Dalam reses perwakilan RT 16 Baru Tengah Tobilah mengeluhkan antrian solar yang masih terjadi di SPBU Pandan Sari, padahal Balikpapan disebut sebagai kota minyak. Tetapi masih banyak yang antri untuk mendapatkan minyak.

Lalu Ketua RT 13 Imam Basuni yang mengeluhkan perihal pendistribusian air bersih yang masih belum bisa di nikmati warga sekitar. Kalau perwakilan RT 11 Armayana mengeluhkan perihal zonasi SMPN 25 Balbar. Ia mempertanyakan mengapa warga sekitar lokasi tidak bisa masuk ke sekolah tersebut, padahal lokasi bersebelahan dengan RT 10 yang masuk zonasi.

“Karena itu orangtua kebingungan untuk masuk ke sekolah, maka itu ia mohon agar DPRD bisa memperjuangkan,” keluhnya.

Untuk perbaikan semenisasi jalan lingkungan RT 46 Baru Tengah, pihaknya akan masukkan dalam pokir DPRD.

Usai reses, Kamarudin menjelaskan, berkaitan dengan PPDB, memang dari tahun ke tahun menjadi momok buat semua, baik masyarakat maupun anggota dewan. Dan untuk permasalahan PPDB di Balbar, sudah terbantu dengan adanya pembangunan SMPN 25 Barat.

“Seperti dikatakan ketua LPM bahwa ada 96 siswa pada tahun 2022 ini yang bisa diterima di SMPN 25 Barat,” ucap Kamarudin usai reses, Selasa (21/6/2022).

Lanjutnya, dengan adanya penambahan 9 kelas di SMPN 25 pada tahun 2023 mendatang, persoalan SMP sedikit berkurang, meski tidak akan selesai. Karena jumlah penduduk semakin banyak, sehingga yang ingin masuk negeri juga semakin banyak.

Kemudian masalah air bersih, untuk daerah Baru Tengah RT 16 ini memang tidak ada pipa induknya. Ditambah tanah di area ini kebanyakan milik angkatan darat, sehingga zaman dulu pipa PDAM tidak bisa masuk ke lokasi ini.

“Kalau di Kampung Baru Ulu, pipanya ada tetapi airnya tidak ada. Sama seperti di Baru Ilir, dan untuk PDAM kami akan perdalam lagi dari fraksi Nasdem, dan kami akan titip di komisi 2,” terangnya.

Sementara untuk permintaan pembuatan sumur bor, ia akan masukkan dalam pokok pikiran DPRD. Apalagi jika lokasinya ada dan sumber air ada, pasti akan diupayakan. Hanya saja ia tidak mengetahui apakah di laut ini ada airnya atau tidak.

“Untuk jumlah titiknya saya belum bisa pastikan, tetapi kalau 1 tahun bisa 1 itu sudah bagus. Paling tidak di masa sisa jabatan saya bisa terealisasi 2 sumur bos,” paparnya.

Sedangkan untuk usulan semenisasi jalan lingkungan yang berada di RT 46 Baru Tengah juga akan dimasukkan dala pokir DPRD miliknya. Dan yang menjadi usulan prioritas, pasti semua prioritas, hanya saja untuk semenisasi dan sumur bor kalau bisa masuk di perubahan.

“Tetapi untuk keluhan warga perihal antrian solar, kami akan gelar RDP dengan dinas perhubungan agar bisa ditertibkan,” ungkapnya. (Mys/ Ries).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *