KPK Dorong Percepatan Sertifikasi Aset Pemkot

Balikpapan, Metrokaltim.com – Tim Koordinasi dan Supervisi Pencegahan Korupsi KPK Korwil IV melakukan kunjungan kerja ke Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan untuk mendesak proses sertifikasi seluruh aset milik Pemkot. Kunjungan berlangsung di Aula Pemkot, Selasa (29/6) pagi.

Ketua Korwil IV KPK Rustian mengatakan, hal ini untuk mengamankan aset milik negara agar memiliki kekuatan hukum tetap dan terbebas dari sengketa lahan yang merugikan pemerintah setempat.

“Kami dorong agar ada percepatan sertifikasi aset Pemkot. Karena tahun ini titik beratnya ada di manajemen aset dan pendapatan. Makanya kita minta Pemkot lebih intens mempercepat penyelesaian soal aset tanah,” kata Rustian di depan awak media.

Rustian menyampaikan, permintaan sertifikasi ini sudah dilakukan sejak tahun 2019 lalu dimana ada 476 lahan yang belum disertifikatkan dengan status milik pemerintah. Dan ada 7 titik lahan yang masih dalam status bersengketa, maka itu belum bisa di proses. 

Sementara di tahun 2021 ini Pemkot menargetkan 150 yang bersertifikat. Seharusnya 469 aset yang belum bersertifikat bisa terselesaikan tahun ini mengingat dokumennya jelas. 

Bahkan Pemkot tinggal melakukan pengukuran sebanyak 469 titik lahan yang akan disertifikatkan dan hal itu bisa dipercepat dengan koordinasi terhadap instansi terkait. Dan diperkirakan proses pengukuran bisa terselesaikan dalam waktu sekitar tiga bulan.

“Seharusnya dari 469 sertifikat bisa selesai dalam setahun. Daerah lain lebih besar dari itu bisa koko, jadi tolong diingatkan pokoknya di 2021 semua lahan di milik Pemkot harus sudah disertifikatkan. Jadi ini percepatan,” kesalnya.

Tidak hanya itu, pihaknya siap mendampingi proses sertifikasi terhadap aset milik pemerintah yang termasuk program pencegahan korupsi terintegrasi yang ditetapkan pemerintah. Serta meminta masyarakat segera mengurus sertifikasi lahannya untuk mencegah terjadinya tumpang tindih lahan dan sengketa hukum.

(Mys/riyan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *