KPU RI Luncurkan Hari Pemungutan Suara Pemilu Serentak Tahun 2024: Beritahu Masyarakat Pemilu Bahwa Tahun 2024

Balikpapan, Metrokaltim.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI melakukan Peluncuran Hari Pemungutan Suara Pemilu Serentak Tahun 2024, yang digelar secara virtual di masing-masing kabupaten kota, seperti di KPU kota Balikpapan yang dibalut dengan perayaan HUT ke-125 kota Balikpapan.

Ketua KPU Balikpapan Noor Thoha menjelaskan, hari ini (14/2) KPU Balikpapan melaksanakan instruksi KPU RI terkait dengan peluncuran hari pemungutan suara tahun 2024.

Mengapa di launching, karena untuk memberitahukan kepada masyarakat bahwa tahun 2024 ada event besar yaitu Pemilu, meskipun digabung dengan Pilkada. Namun tanggal dan bulan pemungutan suara Pilkada belum ditetapkan melalui surat keputusan.

“Yang diputuskan baru hari pemungutan suara untuk Pemilu tanggal 14 Februari tahun 2024,” ucap Thoha usai peluncuran, Senin (14/2/2022) malam.

Lanjutnya, dari penetapan ini akan ditarik 20 bulan ke belakang, sehingga jatuh pada bulan Juni yang dimulai dengan tahapan perencanaan dan penganggaran untuk di wilayah RI. Kemudian bulan Agustus sudah mulai pendaftaran dan verifikasi partai politik.

‘”Diakhir Agustus akan ditetapkan, berapa sih jumlah peserta Pemilu tahun 2024,” jelasnya saat berada diruang kerjanya.

Ditanya mengenai persiapan KPU Balikpapan, dipaparkan bahwa KPU Balikpapan secara hirarki memang dibawah KPU RI, otomatis pihaknya masih menunggu intruksi.

Sebelum masuk tahapan bulan Juni, KPU Balikpapan melakukan pemuktahiran data pemilih yang berkelanjutan sebagai persiapan. Sebagaimana diketahui bahwa DPT selalu disoal, apalagi perbaikan DPT sampai tiga kali.

Makanya DPT dipersiapkan dalam jauh hari. Dan setiap bulan selalu diupdate, berapa yang memenuhi syarat dan tidak memenuhi syarat, meninggal dan lainnya.

“Kami bekerja sama dengan capil supaya mempersiapkan daftar pemilih, sehingga kita bisa konsentrasi di persiapan lain, terutama verifikasi partai politik menjadi berat,” paparnya.

Ditambahkannya, karena partai politik yang tidak mendapat kursi di DPR RI, akan diverifikasi saat titrasi maupun secara aktual.

(Mys/Ries)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *