Menyambut Pilkada di Tengah Pandemi, Polresta Balikpapan Jadikan Prokes Sebagai Atensi

Balikpapan, Metrokaltim.com —Pemilihan kepala daerah (pilkada) Balikpapan sudah di depan mata. Namun, hingga saat ini, pandemi Coronavirus disease 2019 (Covid-19) masih merebak di kota ini. Tak ingin kecolongan, kepolisian memberikan atensi khusus terhadap penerapan protokol kesehatan (prokes) dalam ajang lima tahunan ini.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Kepolisian Resor Kota (Polresta) Balikpapan, Komisaris Besar Polisi Turmudi. “Ya, saya pikir itu tentu jadi atensi khusus juga,” katanya, Senin (7/12).

Ditegaskan Turmudi, penerapan prokes wajib dilakukan semua pihak dalam pilkada ini, baik penyelenggara, peserta, petugas keamanan hingga seluruh masyarakat. Hal ini penting dilakukan agar tidak ada kluster Covid-19 dari pilkada. Dengan begitu, kegiatan tersebut bisa berjalan lancar, aman dan sukses.

“Protokol kesehatan dalam pemilukada ini wajib dan diharuskan,” tegas perwira melati tiga di pundak itu.

Untuk menegakkan prokes di pilkada, Turmudi mengaku sudah berkoordinasi dengan seluruh petugas keamanan, baik anggota kepolisian maupun perlindungan masyarakat (linmas). Nantinya, petugas-petugas tersebut yang akan menindak para pelanggar prokes di pilkada.

“Sehingga linmas atau anggota Polri yang ada di lapangan nanti tahu tentang tugas dan tanggung jawabnya ketika terjadi pelanggaran protokol kesehatan,” ucapnya.

Bentuk tindakan tersebut, sebut Turmudi, petugas keamanan akan mengambil langkah preventif dan persuasif kepada pelanggar prokes, seperti memberikan teguran ringan dan solusi langsung. Dia pun berjanji petugas keamanan akan mengesampingkan cara-cara represif dalam menegakkan prokes ini.

“Tidak perlu mengusir (pelanggar prokes) lah, kalau mereka tidak memakai masker, ya, kami siapkan masker cadangan untuk mereka,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Pilkada Balikpapan akan dilaksanakan dua hari lagi atau pada 9 Desember. Dalam pemilihan ini hanya ada satu pasangan calon, yakni, Rahmad Masud-Thohari Aziz. Sesuai aturan jika hanya ada satu pasangan calon, maka Rahmad Masud-Thohari Aziz akan melawan kotak kosong.

(sur/riyan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *