Pemkot Sebut Belum Menerima Hasil Lab

Balikpapan, Metrokaltim.com – Beberapa waktu lalu masyarakat Kelurahan Baru Ulu, Balikpapan Barat dihebohkan dengan bau tidak sedap yang berasal dari limbah tanah milik Pertamina yang menyebabkan warga sekitar mengalami pusing, mual dan muntah-muntah.

Menanggapi hal tersebut, Wali kota Balikpapan Rizal Effendi mengatakan, Pemerintah kota Balikpapan akan melakukan teguran dan laporan, karena setelah dipelajari bahwa prosesnya bukan di pemerintah kota tetapi di Kementerian.

“Di kementerian ada penegak hukumnya di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Region Kalimantan Timur (Kaltim),” ucap Rizal.

Dirinya akan memberikan laporan, tetapi untuk RDMP dan PT Urban ia minta untuk menyampaikan permohonan maaf kepada warga, segera menetralisir tempat itu dan kemudian membantu masyarakat dengan memberi vitamin.

Menurutnya, melalui perwakilan pihak perusahaan sudah mengunjungi dalam hal penanganan. Bahkan ia sudah mendapatkan penjelasan dari perusahaan Pertamina tetapi belum rinci.

“Pak Joko juga jelaskan bahwa itu memang diluar dari prosedur SOP, dan mereka tidak akan melakukan itu. Jadi itu pelanggaran di lapangan,” jelasnya.

Sedangkan untuk hasil lab-nya ia masih belum menerima apakah itu beracun atau tidak. Walau memang di lapangan sudah ada warga yang merasakan dampaknya.

Dirinya juga menyesalkan, mengapa pemilik lahan mengijinkan untuk membuang tanahnya di sana, maka itu ia akan mengedukasi masyarakat.

(Mys/riyan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *