Revolusi Digital di Perbatasan, Internet BAKTI Permudah TNI AL Jaga Kedaulatan
MARATUA, Metrokaltim.com – Kehadiran akses internet dari program Bakti Komdigi di Pulau Maratua, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, memberikan dampak signifikan bagi aparat TNI Angkatan Laut yang bertugas menjaga kedaulatan negara di wilayah perbatasan.
Sebelum adanya fasilitas internet tersebut, para prajurit TNI AL mengalami berbagai kendala dalam menjalankan tugas, khususnya dalam hal pelaporan kegiatan. Keterbatasan jaringan membuat mereka harus mencari lokasi tertentu yang memiliki akses internet demi mengirim laporan kepada satuan atas. Kondisi ini kerap menghambat respons cepat terhadap situasi yang bersifat mendesak.
Kini, dengan hadirnya internet Bakti Komdigi, proses pelaporan menjadi lebih mudah, cepat, dan efisien. Hal ini secara langsung meningkatkan kinerja prajurit dalam menjalankan tugas pengamanan wilayah perbatasan Republik Indonesia, khususnya di kawasan Pulau Maratua yang memiliki tantangan geografis tersendiri.
Sersan Dua Tri Rida Kasturi, yang bertugas sebagai Bhabinpotmar di Posal Pulau Maratua, mengungkapkan bahwa keberadaan internet tersebut sangat membantu pelaksanaan tugas sehari-hari. Menurutnya, akses internet memungkinkan laporan pekerjaan dapat dikirim secara langsung ke Kodair Al Tarakan tanpa hambatan berarti.
“Manfaatnya kami sangat senang dengan keberadaan ini karena sangat membantu kami dalam pelaporan pekerjaan. Dulu kami cukup kesulitan, terutama saat ada kejadian mendesak yang harus segera dilaporkan,” ujarnya.
Ia menambahkan, sebelum adanya fasilitas ini, prajurit harus menempuh jarak cukup jauh menuju lokasi seperti resort atau perusahaan yang memiliki jaringan internet, bahkan harus menumpang akses milik pihak lain. Hal tersebut tentu memakan waktu dan berisiko menghambat penanganan situasi darurat.
Selain membantu aparat, kehadiran internet Bakti Komdigi juga dirasakan manfaatnya oleh masyarakat setempat. Warga kini dapat mengakses internet selama 24 jam untuk mendukung aktivitas sehari-hari, mulai dari komunikasi hingga kebutuhan informasi.
Dengan adanya fasilitas ini, baik aparat TNI AL maupun masyarakat Pulau Maratua tidak lagi mengalami kesulitan dalam mengakses jaringan internet. Kehadiran program ini diharapkan terus mendukung peningkatan pelayanan, keamanan, serta konektivitas di wilayah terluar Indonesia.
Penulis: Ries
Editor: Alfa
42
