Kasus Teror Diperairan Teluk Adang Kab Paser, Korban Lapor Ke Polda Kaltim

Balikpapan, Metrokaltim.com – Empat orang nelayan di Kabupaten Paser, Teluk Adang, Kabupaten Paser mengalami aski teror oleh sekolompok orang pada tanggal 19 Mei 2020 lalu.

Awalnya pada tanggal 19 Mei 2020, sekitar 40 orang dengan menggunakan 4 kapal kayu melakukan aksi teror dan intimidasi terhadap anggota Paser Bekerai yg men mengantar pesanan logistik berupa sembako kapal tangker dari Ari agen Balikpapan.

Aksi teror ini dialami oleh empat orang yang ada dikapal sembako. Mereka di ancam dengan akan menabrak kapal, mengancam melakukan pembunuhan hingga merobek semua nota pembelian barang sembako yang ada.

Dari kejadian ini kuasa hukum Paser Bekerai
Asrul Paduppai mendatangi Kepolisian Daerah Kalimantan bersama para korban untuk melaporkan kejadian yang dialami oleh korban di kawasan teluk Adang, Kabupaten Paser.

” Kami datang bersama para korban yang mengalami langsung teror yang di lakukan oleh kelompok Dewan Adat Borneo untuk melaporkan Pak wero yang telah melakukan aksi intimidasi terhadap empat nelayan ini,” jelasnya.

Sejak adanya kejadian tersebut, empat nelayan yang mendapatkan intimidasi ini mengalami trauma dan tidak melaut lagi hingga saat ini. Aksi teror dan ancaman yang di lakukan oleh kelompok ini, agar suplay barang dari Balikpapan harus melalui mereka ( Wero), jelas Asrul kuasa hukum Paser Bekerai.

Lanjut Asrul, pada tanggal 20 Mei, kami sudah melaporkan kejadian tersebut di Polsek longkali dan juga Polairud Paser pada tanggal 21 Mei, namun belum ada tanggapan, sehingga kami berinistif melaporkan kejadian ini ke Polda Kaltim.

” Laporan sudah Kami layangkan di Polda Kaltim dan di terima, Saksi korban juga sudah dimintai keterangan prihal kronlogis yang terjadi di Teluk Adang tersebut,” ungkapnya.

” Semoga ini bisa segera di selesaikan dan tidak ada lagi intimidasi yang di rasakan oleh nelayan saat mengantarkan sembako dari Balikpapan menuju kapal tanker yang ada di di Teluk Adang,” pungkas Asrul Paduppai.

(Ries)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *