Kekurangan Tenaga Medis Jadi Sorotan, DPRD Minta Pemerintah Perkuat Layanan Kesehatan
BALIKPAPAN, Metrokaltim.com – Ketersediaan tenaga medis di Balikpapan kembali menjadi perhatian serius DPRD Kota Balikpapan. Kondisi ini dinilai sebagai salah satu hambatan utama dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang merata dan berkualitas bagi seluruh warga kota.
Ketua Komisi IV DPRD Balikpapan, Gasali menyampaikan, bahwa peningkatan kualitas layanan kesehatan tidak bisa dilepaskan dari jumlah dan kompetensi sumber daya manusia (SDM) yang bekerja di fasilitas kesehatan.
Menurutnya, persoalan ini harus segera diatasi agar pertumbuhan penduduk yang terus meningkat tidak berbanding terbalik dengan kesiapan sektor kesehatan.
“Penambahan tenaga medis itu kebutuhan mendesak. Jumlah penduduk bertambah, kebutuhan layanan bertambah, tetapi tenaga kesehatannya masih terbatas. Ini yang perlu mendapat perhatian,” ucap Gasali saat dihubungi awak media, Jumat (14/11/2025).
Gasali menegaskan, mutu pelayanan kesehatan tidak hanya ditentukan oleh sarana dan prasarana, tetapi terutama oleh kualitas interaksi antara tenaga medis dan pasien.
Ia menilai, pelayanan kesehatan yang baik adalah pelayanan yang membuat masyarakat merasa nyaman sejak pertama datang, hingga selesai menjalani pengobatan. Menurutnya, rasa tenang yang dirasakan pasien menjadi bagian penting dari proses penyembuhan.
“Bahkan sebelum diobati, orang sakit sudah harus merasa terbantu karena mendapat layanan yang tulus dan sigap,” jelasnya.
Pada kesempatan itu, ia juga menyampaikan apresiasi kepada para tenaga medis yang selama ini telah bekerja dengan dedikasi tinggi. Namun, ia menekankan bahwa komitmen untuk terus meningkatkan mutu pelayanan harus terus dijaga oleh semua pihak, baik pemerintah daerah maupun instansi kesehatan.
“DPRD melalui Komisi IV, akan terus menjalin koordinasi dengan Dinas Kesehatan Balikpapan untuk memetakan kebutuhan tenaga medis di setiap fasilitas layanan, mulai dari puskesmas hingga rumah sakit,” terangnya.
Upaya ini diharapkan bisa menjadi langkah strategis untuk memperkuat sistem pelayanan publik di sektor kesehatan.
“Kami ingin layanan kesehatan di Balikpapan bukan hanya lengkap dari sisi fasilitas, tetapi juga cukup dari sisi SDM-nya. Itu yang menentukan apakah masyarakat benar-benar bisa menikmati pelayanan yang layak,” tegasnya.
Dengan adanya kerja sama antara DPRD, pemerintah kota, dan tenaga kesehatan, ia berharap kualitas layanan kesehatan di Balikpapan dapat terus ditingkatkan secara bertahap.
Masyarakat pun diharapkan bisa merasakan langsung perbaikan yang dilakukan pemerintah, baik dari aspek kenyamanan, kecepatan pelayanan, maupun kualitas penanganan medis.(adv)
Penulis: Ar
Editor: Alfa
205
