Pelaku Pembacokan Wanita Hingga Tewas di Smaboja Diringkus, Diduga Dipicu Permasalahan Lahan

Balikpapan, Metrokaltim.com – Seorang wanita warga Balikpapan berinisial AM (52) tewas setelah dianiaya seorang pria di kawasan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara, (Kukar) pada Rabu (1/9). Diduga kejadian itu dipicu permasalahan tanah. Di mana pelaku dan korban srmpat cekcok terkait permasalahan tapal batas tanah atau patok tanah.

Akibat keributan tersebut tidak dapat dihindari dan berujung pada penganiayaan oleh pelaku dengan cara membacok dengan sebilah parang kepada korban di area wajah, tangan dan leher korban. Usai melakukan aksi penganiayaan pelaku melarikan diri.

Korban sempat dilarikan ke rumah sakit di Balikpapan yang mendapatkan luka parah untuk ditangani Tim medis akan tetapi nyawanya tidak tertolong.

“Meninggal karena pendarahan dilarikan ke RS Balikpapan,” ujar Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Yusuf Sutejo, pada Minggu (5/9).

Barang bukti sajam yang digunakan pelaku untuk menganiaya korbannya.

Mendapatkan laporan tersebut Tim Gabungan dari Satreskrim Polres Kukar bersama Unit Opsnal Polsek Samboja kemudian melakukan perburuan terhadap pelaku berinisial AK (41).

Dari hasil penyelidikan polisi mengendus keberadaan pelaku yang tengah bersembunyi di kawasan hutan karet Gunung Panjang Amborawang, Samboja, Kukar, pada Sabtu (4/9).

Operasi penggerebekan dilakukan petugas berpakaian sipil, senjata api serta alat pelindung diri disiapkan lantaran pelaku membawa sebilah sajam. Benar saja saat dilakukan penangkapan, pelaku sempat memegang sebilah parang. Namun dengan kesigapan petugas, pelaku AK berhasil diringkus.

“Hasil penyelidikan selama 4 Hari, Tersangka AK berhasil ditangkap petugas yang sembunyi di pondok kebun karet warga,” paparnya.

Petugas langsung menggelandang pelaku ke Mapolsek Samboja untuk dimintai keterangan. Selain itu petugas juga mengamankan barang bukti sebilah parang serta sarungnya dan baju pelaku.

Akibat perbuatannya pelaku AK dijerat pasal 338 KUHP Jo pasal 351 ayat 3 KUHP. “Kasus ditangani Polsek Samboja dan Polres Kukar,” pungkasnya.

(riyan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *