Pelaku Penikaman di Warkop Prapatan Akhirnya Ditangkap Polisi

Balikpapan, Metrokaltim.com – Usai sudah pelarian panjang Wahyudi alias Cici (38). Pelaku penikaman di warung kopi (warkop) kawasan simpang empat Kelurahan Prapatan, Balikpapan Kota, empat bulan lalu, itu akhirnya ditangkap polisi.

Kapolresta Balikpapan Kombes Pol Turmudi mengatakan, belum lama ini pihaknya mendapat laporan dari warga bahwa Cici kerap pulang ke rumah istrinya di kawasan Jalan Markoni Dalam, Balikpapan Kota. Setelah itu, Tim Beruang Hitam Satreskrim Polresta Balikpapan diterjunkan untuk menyelidiki laporan tersebut.

“Jadi menurut tetangganya, dia ini sering pulang pada tengah malam, kemudian pergi lagi pada pagi hari,” katanya melalui Kanit Jatanras Polresta Balikpapan Ipda RM Sagi Janitra, Rabu (17/5).

Setelah sekira satu bulan melakukan penyelidikan, Tim Beruang Hitam melakukan penangkapan pada Jumat (8/5) lalu. “Tersangka berhasil kami amankan di rumah istrinya sekira pukul 05.00 Wita,” lanjut Sagi.

Kini Cici telah meringkuk di balik jeruji besi sel tahanan Mapolresta Balikpapan. Akibat perbuatnnya, pria yang tak memiliki pekerjaan tetap itu dijerat Pasal 351 KUHP, tentang Penganiayaan. “Ancaman hukumannya maksimal lima tahun penjara,” tugas Sagi.

Sementara itu, Cici mengakui telah menikam First Iwan dan Duanri. Hal ini terjadi lantaran jauh hari sebelum penikaman terjadi, dia pernah cekcok dengan First Iwan dan Duanri. Namun Cici tak mau menjelaskan apa yang melatarbelakangi cekcok terjadi hingga berujung penikaman.

“Salah paham aja itu, Pak. Pas penikaman itu saya lagi mabuk, habis minum alkohol campur kuku bima,” katanya kepada awak media di Mapolresta Balikpapan.

Setelah menikam, Cici sempat kabur ke Banjarmasin, Kalimantan Selatan, selama berbulan-bulan. Baru sebulan belakangan ini ia kembali ke Balikpapan. “Nggak kerja juga di Banjarmasin, lontang-lantung aja di sana. Terus kangen sama anak-anak, jadi balik lagi,” tandasnya.

Informasi yang dihimpun Metro Kaltim, aksi penikaman ini terjadi pada Kamis, 16 Januari 2020. Saat itu, sekira pukul 20.30 Wita, First Iwan dan Duanri tengah nongkrong bersama rekan-rekannya di warkop simpang empat Perapatan. Kemudian mereka didatangi Cici. Sempat marah-marah, Cici kemudian menikam First Iwan dan Duanri menggunakan sebilah badik.

Akibat kejadian ini, First Iwan mengalami luka tusukan di bagian punggungnya. Sedangkan Duanri menderita luka di bagian pelipis bawah matanya. Beruntung, nyawa First Iwan dan Duanri terselamatkan setelah mereka dibawa ke rumah sakit untuk mendapatk pertolongan medis.

(tya/riyan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *