Pemerintah Berencana Menambah Posko Penjagaan Diperbatasan

Balikpapan, Metrokaltim.com – Penyebaran kasus terkonfirmasi covid-19 di kota Balikpapan dua hari terakhir sangat melonjak, sehari bisa mencapai 100 lebih kasus. Dan kemarin (9/2/2022) ada 169 kasus.

Menyikapi hal tersebut, Penegak Disiplin Satgas Covid-19 Balikpapan Zulkifli mengatakan, adapun langkah nyata pemerintah untuk mewaspadai penyebaran kasus. Sembari menunggu kelanjutan PPKM di tanggal 15 Februari 2022.

Bahkan sudah ada upaya yang dilakukan untuk mengurangi kegiatan di hari jadi kota, seperti yang rencananya mengundang 868 peserta dan undangan, namun dikurangi menjadi sekitar 400-an termasuk syukuran malam ini (10/2).

“Berikutnya rencana tabligh Akbar di Islamic Center dengan mengundang Dasat Latif dan terpaksa dibatalkan. Hanya di alihkan untuk doa bersama di aula Pemkot mengundang sekitar 100 undangan, selebihnya dilakukan secara virtual,” ucap Zulkifli usai upacara HUT ke-125, Kamis (10/2/2022).

Tidak hanya itu, pemerintah juga berencana menambah posko penjagaan di perbatasan, yang bertugas mengecek syarat kesehatan kepada masyarakat yang ingin masuk ke Balikpapan.

Tetapi untuk penyekatan dalam kota belum di wacanakan, paling tidak diperbatasan lintas Balikpapan-Samarinda Jalan Soerkarno Hatta, lintas Samarinda-Kukar di Jalan Mulawarman, kemudian Kariangau, Pelabuhan Kampung Baru, Semayang dan Bandara.

“Jadi yang tidak bisa menunjukkan wajib antigen akan disuruh Putar balik, dan itu akan dilakukan 1-2 hari diminggu ini jika dikhawatirkan, kita akan melakukan itu,” papar Kepala Satpol PP.

(Mys/ Ries)

Leave a Reply

Your email address will not be published.